nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuka Agama Minta Hari Raya Nyepi Tanpa Internet, Ini Kata Menkominfo

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 08 Maret 2018 13:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 08 207 1869658 pemuka-agama-minta-hari-raya-nyepi-tanpa-internet-ini-kata-menkominfo-Qw4pphfw40.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Beberapa hari lalu, ada sebuah edaran yang datang dari Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali mengusulkan penyedia jasa internet untuk mematikan layanan internet saat Hari Raya Nyepi di Bali berlangsung. Hal ini penting dilakukan agar meningkatkan kekhusyukan dalam menjalani perayaan tersebut.

Dalam surat edaran tersebut, penyedia jasa internet diharapkan untuk mematikan jaringan internet mereka mulai dari Sabtu 17 Maret pukul 06.00 WITA hingga Minggu 18 Maret pukul 06.00 WITA.

Tentu saja, hal ini menjadi masalah tersendiri bagi para penyedia jasa internet. Mendengar permintaan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memberikan tanggapannya. Dia mengaku belum akan mengambil keputusan.

Baca juga: Kominfo & Operator Seluler Blokir Tumblr, Ada Apa?

“Saya kan harus berkonsultasi dulu dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Kementerian Agama dahulu,” jelas Rudiantara kepada awak media di Kantor Kominfo Jakarta, Rabu (7/3/2018) petang.

Baca juga: Menkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar Hoax

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sebagai pihak pemerintah, dia harus mengambil langkah yang bijak. Hal ini dikarenakan permasalahan ini sudah menjadi permasalahan publik.

“Kan masih ada wisatawan atau penduduk pendatang, jadi harus bijak. Makanya harus konsultasi sama Dirjen,” tegasnya.

JAKARTA - Beberapa hari lalu, ada sebuah edaran yang datang dari Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali mengusulkan penyedia jasa internet untuk mematikan layanan internet saat Hari Raya Nyepi di Bali berlangsung. Hal ini penting dilakukan agar meningkatkan kekhusyukan dalam menjalani perayaan tersebut.

Dalam surat edaran tersebut, penyedia jasa internet diharapkan untuk mematikan jaringan internet mereka mulai dari Sabtu 17 Maret pukul 06.00 WITA hingga Minggu 18 Maret pukul 06.00 WITA.

Tentu saja, hal ini menjadi masalah tersendiri bagi para penyedia jasa internet. Mendengar permintaan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memberikan tanggapannya. Dia mengaku belum akan mengambil keputusan.

Baca juga: Kominfo & Operator Seluler Blokir Tumblr, Ada Apa?

“Saya kan harus berkonsultasi dulu dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Kementerian Agama dahulu,” jelas Rudiantara kepada awak media di Kantor Kominfo Jakarta, Rabu (7/3/2018) petang.

Baca juga: Menkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar Hoax

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sebagai pihak pemerintah, dia harus mengambil langkah yang bijak. Hal ini dikarenakan permasalahan ini sudah menjadi permasalahan publik.

“Kan masih ada wisatawan atau penduduk pendatang, jadi harus bijak. Makanya harus konsultasi sama Dirjen,” tegasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini