nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BATAN Targetkan Detail Engineering Design Reaktor Daya Eksperimental Rampung Medio 2018

Hambali, Jurnalis · Kamis 08 Maret 2018 17:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 08 207 1869785 batan-targetkan-detail-engineering-design-reaktor-daya-eksperimental-rampung-medio-2018-M4PiPrU0Pf.jpg Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto (Foto: Hambali)

TANGERANG SELATAN - Rencana pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) yang digagas sejak tahun 2014, akhirnya menapaki babak baru. Setelah tahun lalu menyelesaikan Basic Engineering Design (BED), kini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mulai menyusun Detail Engineering Design (DED).

Sesuai target perencanaan, DED akan diselesaikan dalam kurun waktu yang sesegera mungkin, sehingga dapat di-Review oleh Badan Tenaga Atom Internasional, International Atomic Energy Agency (IAEA).

"Ada proses panjang yang kita mulai sejak tahun 2014, dari obrolan kecil soal keinginan membuat pembangkit listrik dengan kapasitas 3 sampai 5 megawatt, hingga diseriusi dalam pertemuan 3 Menteri membahas RDE, dan akhirnya tertuang dalam RPJMN," ungkap Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto saat membeberkan proses pembangunan RDE di Hotel Mercure, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (8/3/2018).

RDE merupakan program prioritas BATAN yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai penyedia teknologi terkait penyediaan energi listrik dan panas tinggi. Upaya itu ditempuh, guna menopang kebutuhan industri nasional, serta menjadikannya unggul di tingkat regional.

Pada tahun 2015, jelas Djarot, BATAN telah melaksanakan pra-proyek RDE bekerja sama dengan konsultan dalam dan luar negeri. Tahap pra-proyek ini, menghasilkan dokumen penting, yakni desain konseptual dan draft Laporan Analisis Keselamatan (LAK).

"Pada tahun 2017, proyek RDE mendapat izin tapak dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Selanjutnya, BATAN akan berusaha memeroleh persetujuan desain RDE, dimana dalam tahap ini diperlukan dokumen DED dan LAK," jelasnya.

Sementara di lokasi yang sama, Kepala Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN) BATAN, Geni Rina Sunaryo, mengatakan, pada tahun 2018, BATAN mulai menyusun DED dengan melibatkan konsorsium baik dari Institusi pemerintah, swasta hingga perguruan tinggi.

"Tim yang bekerja menyusun DED harus bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan, yakni pada bulan Juni 2018 harus sudah jadi revisi nol, dan akan di-review oleh IAEA," ujar Geni.

Dilanjutkan dia, begitu proses review IAEA selesai, akan dilanjutkan pada perbaikan sesuai dengan rekomendasi Badan Tenaga Atom Internasional itu. Sehingga DED diprediksi bakal rampung pada awal September 2018, serta dapat di lauching pada Sidang Umum IAEA di Wina, Austria.

"DED yang merupakan seratus persen karya anak bangsa ini akan dijadikan sebagai cikal bakal PLTN bila kelak Indonesia sudah menyatakan Go-Nuclear," tukasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini