nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mewujudkan Dampak Positif Melalui Tujuan dan Teknologi Digital

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 13:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 09 207 1870200 mewujudkan-dampak-positif-melalui-tujuan-dan-teknologi-digital-oJ6xaiMDjP.jpg Ilustrasi teknologi (Foto: Shutterstock)

Dewasa ini, pendapatan dan laba besar tidak lagi dipandang sebagai satu-satunya tolok ukur atas kesuksesan suatu usaha. Dengan hadirnya beragam teknologi dan solusi perangkat lunak canggih, transformasi digital kini tidak lagi berpatok pada proses bisnis dan kegiatan operasional lainnya yang semata-mata dilakukan demi meraih keuntungan. Berbagai faktor lainnya seperti kesejahteraan pekerja, kepuasan kerja, kelestarian lingkungan dan dampak positif yang dihasilkan bagi komunitas sekitar merupakan hal yang penting yang seharusnya tidak luput dari perhatian pengusaha. Tentunya, kesemua hal ini akan dapat tercapai bila sebuah perusahaan memiliki tujuan (purpose) yang jelas.

Menurut penelitian yang baru-baru ini dilakukan oleh Ernst & Young, perusahaan yang bertindak atas dasar tujuan tertentu akan lebih dihargai, dan memiliki nilai lebih di mata para investor dan masyarakat di mana ia berada, dibandingkan dengan pengusaha yang bertindak semata-mata untuk kepentingan pribadinya atau demi mencapai kepuasan finansial. Selain itu, perusahaan yang mampu menciptakan dampak positif bagi komunitas sekitarnya melalui tujuan tersebut, akan memiliki ketahanan bisnis yang lebih unggul.

Di dalam dunia teknologi informasi sendiri, pentingnya peran tujuan kini tengah hangat diperbincangkan oleh perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di berbagai belahan dunia. Beberapa fokus yang tengah ditelaah mencakup definisi tujuan di dalam sebuah organisasi, cara pencapaian tujuan organisasi secara efektif, cara mengelola pekerjaan di masa depan sehingga dapat berjalan seiring dengan tujuan organisasi, dan apa kiranya arti tujuan tersebut bagi kelangsungan hidup sebuah organisasi.

Perusahaan teknologi informasi kini diketahui tengah berlomba untuk mentransformasi cara kerjanya sehingga dapat lebih terarah dan mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan. Tak hanya keuntungan dan kualitas produk, dikatakan bahwa setiap perusahaan harus memiliki sebuah tujuan untuk dapat diterima oleh komunitasnya.

Menurut hasil penelitian konsultan purpose dan motivator Aaron Hurst, dinyatakan bahwa 42% dari perusahaan yang tidak memiliki tujuan usaha mengalami penurunan pendapatan dalam 1 tahun kalender bisnis, sedangkan perusahaan yang memiliki tujuan bisnis yang nyata (“purpose-led”) menunjukkan pertumbuhan usaha sebesar 85% .

Mewujudkan Perubahan Sosial

Dashyatnya perkembangan teknologi saat ini menjadikan manusia semakin mudah untuk menangkap berbagai informasi di belahan dunia dalam hitungan detik. Dengan semakin kilatnya informasi untuk disajikan, maka pembentukan opini masyarakat akan semakin cepat dan mudah terjadi. Karenanya, perusahaan yang akan mampu bertahan di era saat ini adalah mereka yang mampu mempertahankan nilai mereknya, melalui berbagai perubahan positif yang mereka wujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini dipaparkan dalam hasil penelitian yang menyatakan bahwa 72% pelanggan lebih merekomendasikan brand yang mendukung suatu tujuan baik (good cause), sementara 88% pelanggan berharap bahwa brand favorit mereka turut memiliki dampak yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Penelitian lainnya mengemukakan bahwa 87% pelanggan percaya bahwa perusahaan harus memperhatikan isu sosial dan masalah bisnis secara proporsional , menekankan bahwa perubahan sosial merupakan hal yang tak terelakkan lagi dari dunia bisnis. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan perusahaan yang sudah ada hanya dapat bermakna bila perusahaan memanfaatkannya untuk menciptakan suatu nilai tambah bagi masyarakatnya. Bila suatu tujuan dipisahkan dari nilai kebersamaannya, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan bersama, maka tujuan itu akan kehilangan artinya yang sesungguhnya.

Memimpin Perubahan Positif

SAP menyadari bahwa untuk menjadi pemimpin di pasar teknologi informasi global, dan meningkatkan daya saingnya di era teknologi yang terus berkembang, setiap perusahaan teknologi harus mampu berkreasi secara positif dan berani investasi dalam memberdayakan sumber daya manusia, khususnya di wilayah Asia Pasifik Jepang.

Inisiatif “One Billion Lives” (Satu Milyar Kehidupan) yang tengah dijalankan oleh SAP merupakan salah satu bentuk komitmen dan kontribusi SAP terhadap tujuan utama perusahaan, yakni untuk membantu dunia berjalan lebih baik dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat global. Bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup 1 milyar orang di kawasan Asia Pasifik Jepang di tahun 2020, melalui proyek ini SAP menantang perusahaan di wilayah ini untuk mengajukan proposal atas cara penggunaan teknologi perangkat lunak terbaik untuk memberikan dampak berkelanjutan pada kehidupan masyarakat, terutama di bidang pengelolaan kesehatan dan penanggulangan bencana.

Memimpin Melalui Tujuan

Di dalam kehidupan sebuah organisasi, hadirnya tujuan akan memobilisasi tenaga kerja dan memicu produktivitas mereka karena adanya arah yang jelas. Agar sebuah organisasi dapat berkembang, keberadaan tujuan merupakan hal yang sangat penting. Organisasi tanpa tujuan hanya mampu mengelola orang dan sumber daya, sementara organisasi yang memiliki tujuan akan mampu memobilisasi orang dan sumber daya. Tujuan merupakan kunci utama untuk menumbuhkan budaya kerja yang kuat, berkelanjutan, erat, harmonis, dan terstruktur.

Seorang pemimpin yang memiliki tujuan yang jelas juga akan lebih dihargai dan dihormati oleh anggota timnya, karena kemampuannya tidak hanya dalam mengembangkan produk, tetapi juga dalam membimbing timnya untuk mewujudkan dampak positif bagi lingkungan organisasi dan sekitarnya.

Dalam dunia bisnis saat ini, tak bisa dipungkiri lagi bahwa seorang pemimpin yang bertindak atas tujuan sangatlah penting. Bahkan, ditemukan bahwa perusahaan yang mempekerjakan pemimpin yang bertujuan jelas mendapatkan 50% market share yang lebih besar dibandingkan kompetitornya. Tak hanya itu, menurut Peter Herrnreiter, digital marketing director di Nerdio, tujuan merupakan hal yang krusial dalam menjaga hubungan dengan pelanggan dan memelihara relasi bisnis yang baik.

Di sinilah keberadaan perusahaan teknologi enterprise berperan penting, yakni dalam membantu para pemimpin organisasi mencapai tujuannya melalui proses real-time yang sederhana, mudah dipahami, dan terintegrasi satu dengan yang lainnya. Di sisi lain, teknologi enterprise juga memudahkan organisasi untuk berinteraksi secara lebih efektif, akurat, dan personal dengan para pelanggannya, sehingga menjamin kepuasan pelanggan yang lebih baik dan hubungan profesional yang lebih produktif dari waktu ke waktu.

Sederhananya, merupakan tantangan bagi teknologi enterprise untuk menjadi jawaban akan kebutuhan perusahaan masa kini. Untuk dapat menciptakan dampak positif, dan mendorong pencapaian tujuan organisasi, perusahaan teknologi enterprise harus dapat memastikan bahwa inovasi teknologi yang diciptakan sesuai dengan selera industri yang terus berubah. Inilah yang saat ini masih terus dikembangkan oleh perusahaan teknologi enterprise di seluruh dunia – termasuk SAP, sesuai dengan visi dan tujuan perusahaan untuk membantu dunia berjalan lebih baik dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat global.

Penulis

Claus Andresen menjabat sebagai President and Managing Director for SAP Southeast Asia (SEA) saat ini. Di dalam posisinya, Claus bertanggung jawab atas strategi bisnis, operasional, people & leadership, dan pertumbuhan berkelanjutan SAP di wilayah Asia Tenggara, menyusul kesuksesan SAP selama 28 tahun terakhir di wilayah tersebut. Claus memimpin tim berkinerja tinggi di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan berbagai pasar berkembang lainnya di seluruh Asia Tenggara.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini