Microsoft Hadirkan Modus Windows S ke Windows 10, Seperti Apa?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Sabtu 10 Maret 2018 14:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 10 207 1870750 microsoft-hadirkan-modus-windows-s-ke-windows-10-seperti-apa-N4m9NymJ9E.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Microsoft baru-baru ini mengonfirmasi kehadiran dari versi ringan dari Windows 10, yakni Windows 10 S. Namun, alih-alih membuat dua sistem operasi berbeda, mereka memilih untuk menjadikan Windows 10 S ini menjadi sebuah “mode” di dalam Windows 10 normal.

Sebenarnya, pada beberapa hari lalu, Corporate Vice President Microsoft Joe Belfiore telah memberikan bocoran ini di akun Twitter pribadinya. Dia mengatakan jika Windows 10 S akan menghilang dan akan menjadi sebuah “mode”.

Namun, dalam sebuah post di dalam blog Microsoft baru-baru ini, Joe menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini. Dia menjelaskan, dalam update terbaru yang akan hadir tak lama lagi, pengguna akan dapat menggunakan mode Windows 10 S di dalam OS normal.

Namun, untuk menyalakan mode ini, para pengguna reguler harus mengaktifkan mode Windows 10 S saat pertama kali membeli OS Windows 10 Home atau Pro. Begitu juga saat para pengguna enterprise, di mana dapat mengaktifkan mode Windows ringan ini saat pertama kali membeli Windows 10 Enterprise.

“Kami berharap mayoritas pelanggan menikmati keuntungan dari Windows 10 dalam mode S,” ujar Joe seperti dikutip dari laman The Register.

Baca juga: Sedih! Microsoft Tak Lagi Kembangkan Ponsel dan Windows 10 Mobile

Yang paling menarik, Joe mengatakan bahwa mode Windows 10 S ini tidak akan terpasang secara permanen. Dia mengatakan bahwa para pengguna dapat kembali ke Windows 10 Home, Pro, atau Enterprise sesuka hati mereka.

“Jika pelanggan ingin beralih dari mode S, mereka akan dapat melakukannya tanpa biaya,” lanjutnya.

Sekedar informasi, Microsoft pertama kali memperkenalkan Windows 10 S pada pertengahan 2017. OS ini lebih ditujukan untuk berjalan di perangkat-perangkat yang memiliki kemampuan yang tidak terlalu tinggi.

Baca juga: Update Windows 10, Microsoft Minta Nomor Ponsel Pengguna

Tidak seperti versi Windows 10 biasa, para pengguna tidak dapat menjalankan software versi “penuh” di dalam Windows 10 S. Para pengguna hanya bisa memasang aplikasi yang secara khusus sudah dipersiapkan Microsoft melalui Windows Store.

Dari awal, kehadiran dari Windows 10 S ini diharapkan bisa bersaing langsung dengan OS ringan milik Google, yakni Chrome OS. Hal ini dikarenakan kedua OS tersebut memiliki pangsa pasar yang sama.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini