nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teleskop Hubble Tampilkan Gambar Baru Tabrakan Galaksi

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 10 56 1870720 teleskop-hubble-tampilkan-gambar-baru-tabrakan-galaksi-3MVYBG7uU4.jpg (Foto: YouTube/HubbleESA)

JAKARTA - Pada 8 Maret 2018, teleskop luar angkasa Hubble memberikan gambar baru mengenai tabrakan galaksi yang cukup dramatis. Gambar yang diambil sebelumnya telah memberikan tampilan yang ‘segar’ pada Arp 256, hasil dari dua galaksi yang bertabrakan.

Dilansir dari Upi, Arp 256 memiliki dua galaksi spiral yang pada tahap awal persatuan yang dramatis. Tabrakan tersebut pertama kali didokumentasikan pada 1966 yang merupakan satu dari 388 galaksi yang ditampilkan oleh astronom Halton Arps, Atlas of Perculiar Galaxies.

Ini termasuk ke dalam galaksi yang berinteraksi, terletak 350 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi Cetus. Meskipun inti masing-masing galaksi tetap terpisah oleh jarak jauh, kekuatan gravitasi yang intens menarik keduanya dan mulai mendistorsi bentuk spiral galaksi.

Tabrakan ini telah menggetarkan kantong gas dan debu antar bintang yang memicu terbentuknya bintang baru.

Di antara segelintir galaksi yang terdistorsi, cahaya menunjukkan wilayah formasi bintang akselerasi yang cukup luas. Interaksi galaksi lebih umum terjadi pada awal alam semesta, saat kosmos mengembang dan menyebar interaksi menjadi kurang umum. Tapi, tabrakan yang terjadi terus memberikan evolusi galaksi di alam semesta.

Baca juga: Mengapa Planet-Planet Tak Bertabrakan di Sistem Tata Surya

Para astronom masih terus mencoba untuk menguraikan cara di mana galaksi dipengaruhi oleh peleburan dan tabrakan awal. Seperti diketahui, Hubble adalah teleskop luar angkasa milik NASA yang telah diluncurkan pada 1990. Hubble mengelilingi Bumi sekitar 5 mil per detik.

Baca juga: 4 Fenomena Alam yang Akan Membuat Anda Menahan Napas

Hubble telah melihat berbagai bintang baru lahir dan mati. Ia telah melihat galaksi dengan jarak triliunan mil jauhnya dan ia juga telah melihat potongan komet menabrak gas di atas Jupiter, sehingga para ilmuwan telah belajar banyak tentang luar angkasa dari Hubble.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini