nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komisi I DPR Panggil Operator Seluler Pekan Depan, Ada Apa?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 17:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 13 207 1872129 komisi-i-dpr-panggil-operator-seluler-pekan-depan-ada-apa-U8qpIhg31q.jpg Ilustrasi SIM (sumber : Shutterstock)

JAKARTA - Komisi I DPR RI dikabarkan akan memanggil para penyelenggara operator di Indonesia pada Senin, pekan depan. Selain itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun akan turut dipanggil.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menjelaskan, pemanggilan ini berkaitan dengan pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar yang dilaksanakan Oktober 2017 hingga 28 Februari lalu.

“Kami panggil semua pelaku operator, beserta Kominfo untuk berdiskusi terkait masalah registrasi ulang kartu SIM prabayar,” ujar Meutya kepada awak media di Perpustakaan Nasional, Selasa (13/3/2018).

Baca Juga : Rudiantara Tegaskan Tidak Ada Kebocoran Data KK

Dia menjelaskan, dalam diskusi ini Komisi I yang membawahi bidang pertahanan, luar negeri, serta komunikasi dan informatika ini akan membahas kesiapan para operator dalam mengamankan data yang sudah masuk ke dalam data mereka.

“Kami akan berdiskusi terkait kesiapan para operator dalam mengamankan data yang sudah masuk (saat pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar),” jelasnya.

Meutya mengatakan hal ini merujuk kepada masyarakat yang resah akan kebocoran data yang terjadi, saat pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar. Tentu saja, hal ini berkaitan dengan data pribadi masyarakat yang terpapar ke publik.

Saat ditanya mengenai pendapatnya terkait darimana sumber kebocoran tersebut, Meutya mengatakan bahwa hal ini bisa terjadi dari berbagai sumber. Jadi, harus dilihat darimana datangnya kebocoran tersebut.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu Prabayar

“Pintunya terlalu banyak untuk melihat darimana munculnya data pribadi ini. Pertama bisa dari sisi perbankan, bisa dari pribadi, dan lainnya,” tegasnya. Oleh karena itu, harus dicari bersama dari mana sumber kebocoran ini berasal.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu, Menkominfo Rudiantara mengatakan jika tidak ada kebocoran data saat pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar. Dia menganggap bahwa hal ini lebih cenderung kepada penyalahgunaan data.

Rudiantara juga menjelaskan, bahwa Kominfo sama sekali tidak memiliki database penduduk Indonesia. Jadi dia beranggapan bahwa tidak mungkin ada kebocoran data KK dan KTP. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini