nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Monitor Perkembangan Janin, Tulang Terbentuk Sebelum Otot

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 06:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 13 56 1871787 monitor-perkembangan-janin-tulang-terbentuk-sebelum-otot-0d9J1hP7bn.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Manusia diciptakan memiliki kerangka atau tulang belulang, otot, pembuluh darah, dan organ-organ lainnya. Ternyata tulang terbentuk sebelum otot dijelaskan dalam Alquran dan Sains.

Dalam buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah mengungkapkan salah satu ayat Alquran. "Dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging," potongan Surah Al-Baqarah Ayat 259.

Ayat ini menjelaskan pembentukan tulang terjadi lebih dahulu, baru kemudian tulang ditutupi oleh daging, yaitu otot. Ayat ini dianggap sebagai mukjizat medis terbesar.

Riset ilmiah modern di pertengahan abad ke-20 membuktikan bahwa ternyata pembentukan tulang terjadi sebelum pembungkusan tulang itu dengan daging.

Riset itu dilakukan dengan cara memonitor perkembangan janin di dalam rahim melalui fotografi oleh seorang ilmuwan terkenal bernama Nelson, yang mendapatkan hadiah Nobel di bidang fotografi medis.

Adapun mukjizat medis dalam ayat di atas terletak pada kalimat 'nunsyizuha' yang maknanya, Kami menyusunnya atau menjadikan tulang itu berbentuk duri-duri yang satu sama lain saling menyatu agar menjadi kuat.

Tulang berbentuk dari bahan kalsium. Sebanyak 99 persen kalsium yang ada dalam tubuh membantu pembentukan tulang, dan proses itu terjadi dengan bantuan Vitamin D.

Kekurangan vitamin D dalam tubuh dapat menyebabkan tidak terbentuknya kalsium dalam tulang, sehingga menimbulkan penyakit tulang rapuh atau keropos.

Di dalam tulang terdapat jaringan kuat yang melindungi organ-organ dalam dari pukulan atau benturan luar. Misalnya, tulang tengkorak melindungi otak, tulang belakang melindungi sum-sum, dan tulang rangka dada melindungi jantung dan paru-paru.

Selain itu, sel-sel darah merah yang ada di dalam darah ternyata juga diproduksi di dalam tulang (sumsum tulang).

Baca juga: Manusia Diciptakan dari Alaq Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Tulang tunduk pada hukum pembentukan dan perusakan secara terus-menerus. Ini membantu tulang untuk melakukan pembaruan bila mengalami patah tulang besar akibat kecelakaan. Struktur tulang pada manusia diperbarui secara total satu kali dalam tujuh tahun.

Ayat di atas menegaskan bahwa pembungkusan tulang dengan daging (otot) terjadi setelah proses pembentukan tulang itu sendiri. Otot-otot ini yang membuat manusia mampu bergerak.

Baca juga: Rupanya! Tubuh Manusia Miliki Sistem Pendingin Dijelaskan Alquran dan Sains

Tanpa otot, niscaya manusia hanya menjadi seperti patung yang tak bisa bergerak.

Otot-otot tersebut mampu menggerakan tulang, karena ia terikat langsung dengannya. Saat otot berkontraksi, ia akan menggerakan tulang. Tak heran jika ia bisa menggerakan kepala, ujung-ujung anggota tubuh dan seluruh organ tubuh.

Para ilmuwan menyatakan, tubuh manusia terdiri dari 600 otot. Sebanyak 500 otot di antaranya bekerja berdasarkan kehendak dan keinginan manusia, sedangkan 100 otot bergerak refleks, bekerja secara independen dan tidak tunduk pada kemauan manusia, seperti otot jantung, paru-paru dan usus.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini