Facebook Setop Ambil Data Pengguna WhatsApp

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 15 207 1873116 facebook-setop-ambil-data-pengguna-whatsapp-kyRh0cqhCx.jpg Ilustrasi Facebook (sumber : pexels.com)

JAKARTA - Facebook dikabarkan akan menghentikan tindakan mereka untuk mengambil data dari salah satu anak perusahaan mereka, yakni WhatsApp. Hal ini dilakukan setelah Information Commissioner's Office (ICO) Inggris menemukan bukti jika selama ini, Facebook telah mengambil data pengguna WhatsApp.

Dalam sebuah pernyataan, perwakilan Komisi Informasi Inggris (ICO) Elizabeth Denham menjelaskan hasil penyelidikan mereka, yang kemudian berujung kepada permintaan penghentian kegiatan tersebut.

“Penyelidikan saya tidak berpusat terhadap WhatsApp yang membagikan data pribadi kepada Facebook, selama Facebook hanya menyediakan layanan saja. Yang saya khawatirkan adalah adanya kemampuan Facebook menjadi ‘Pemroses Data’. Ini merupakan praktik umum yang jika dilakukan secara konsisten di bawah undang-undang, di bawah kontrak, biasanya tidak akan menimbulkan masalah perlindungan data,” ujar Elizabeth seperti dikutip dari laman BGR, Kamis (15/3/2018).

Lebih lanjut, Elizabeth mengatakan jika dari apa yang telah mereka selidiki, ICO memiliki empat masalah terkait pengambilan data tersebut. Yang pertama adalah WhatsApp belum mengidentifikasi dasar pemrosesan yang sah untuk berbagi data.

Baca Juga : Ini Jumlah Total Pengguna Media Sosial di Indonesia

Kemudian, WhatsApp juga telah gagal memberikan informasi pemrosesan yang adil kepada para pengguna, sehubungan dengan adanya pengambilan data. Lalu, WhatsApp ditakutkan terkait pemrosesan data pribadi untuk tujuan yang tidak sesuai dengan tujuan diperolehnya data tersebut.

Terakhir, Elizabeth mengatakan bahwa pihaknya menemukan jika mereka membagikan data, maka mereka akan bertentangan dengan prinsip perlindungan data pertama dan kedua dari Undang-Undang Perlindungan Data yang telah ditetapkan oleh pemerintah Inggris.

Pihak ICO sendiri mengaku bahwa WhatsApp telah setuju untuk tidak membagikan data pribadi dengan Facebook sampai dua layanan tersebut dapat melakukannya dengan cara yang sesuai dengan Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR). Pihak Facebook pun bebas dari denda.

Baca Juga : 7 Rahasia Sukses Mark Zuckerberg Si Pendiri Facebook

Jika berkaca pada Mei lalu, sebenarnya Facebook pernah mendapatkan tuntutan yang serupa dari Eropa. Pada saat itu, Komisi Eropa melayangkan denda sebesar 110 juta Euro atau sekira Rp1,8 triliun.

Selain itu, di beberapa negara Eropa lainnya seperti Jerman telah melakukan pemblokiran pengiriman data dari WhatsApp ke Facebook. Sedangkan Prancis telah memiliki tindakan tersendiri terhadap pihak Facebook dan WhatsApp terkait masalah yang sama.

Di Indonesia sendiri, pemerintah kini telah mengajukan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP), yang akan mengatur pihak-pihak terkait mengenai penggunaan data pribadi masyarakat Indonesia. RUU PDP ini kini sedang menunggu antrean untuk segera dibahas oleh DPR RI dan pemegang kepentingan lainnya. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini