nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keputusan Internet Mati Selama Nyepi Ada di Operator

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 16:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 15 207 1873267 keputusan-internet-mati-selama-nyepi-ada-di-operator-p0eBbOaM5E.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai, keputusan akses internet dimatikan selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, menjadi keputusan operator.

Meski demikian, Rudiantara mengaku sangat-sangat menghargai seruan dan harapan dari teman-teman di Bali yang ingin selama perayaan hari rayanya, internet dimatikan.

"Saya menghormati seruan dan harapan dari teman-teman di Bali. Tapi, Bali itu punya kekhasan apalagi sebagai daerah tujuan wisata utama, jadi semua key stakeholder-nya saya komunikasikan dulu, dengan pengusaha hotel, pengusaha travel, Menteri Agama, pokoknya semua saya konsultasikan, akhirnya dikembalikan ke masing-masing operator," tuturnya di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Artinya, lanjut Rudi, operator yang memutuskan mau atau tidak menyediakan layanan internet pada hari raya Nyepi. Sebab, pemerintah harus juga mengerti operator pada proses teknis yang tidak bisa mematikan internet langsung seperti saklar lampu.

"Karena ini kan daerah Bali, kemudian harus bagi layanan internet atau enggak. Jadi ya tergantung operatornya, tanya operator," tuturnya.

Baca juga: Pelarangan Internet Saat Nyepi, Rudiantara: Tunggu Nanti Ya

Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika setuju akses internet dimatikan pada pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, Sabtu 17 Maret hingga Minggu 18 Maret 2018 mendatang.

Dikabarkan ada pro kontra seruan bersama majelis agama yang antara lain meminta penyedia jasa seluler agar mematikan data seluler (internet) pada Hari Raya Nyepi.

Baca juga: Kominfo Imbau Operator Matikan Jaringan Internet saat Nyepi di Bali

Pastika mengatakan, meminta kesadaran masyarakat Bali untuk menghormati dan mengindahkan seruan tersebut.

"Khususnya Umat Hindu, saya minta kesadaran itu tumbuh dari dalam. Kesadaran untuk benar-benar melaksanakan Catur Beratha Penyepian. Selama sehari, kita simpan gadget dan fokus lakukan introspeksi. Jangan meceki," ungkapnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini