Ketua Batan: Potensi Thorium di Indonesia Sangat Besar

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 16:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 16 56 1873770 ketua-batan-potensi-thorium-di-indonesia-sangat-besar-cW4W6UKlgn.jpg Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto (Foto : Okezone)

JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) umumnya menggunakan uranium sebagai bahan bakar utama, namun Ketua Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Djarot Sulistio Wisnubroto menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan thorium sebagai pengganti uranium.

Dalam acara live streaming Special Discusion Okezone, Jumat (16/3/2018), Djarot mengatakan ada beberapa hal yang membuat dirinya tertarik menggunakan thorium. Salah satu alasannya ketersediaan material yang melimpah.

“Sumber daya thorium jumlahnya lebih banyak dari uranium,” kata Djarot.

Dia memaparkan, potensi thorium di Indonesia juga sangatlah besar. Djarot mengakui, saat ini tercatat ada sekira 130 ribu ton thorium yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia.

Baca Juga : Mengeksplorasi Alam, Kepala BATAN Terinspirasi Ilmuwan Stephen Hawking

“Ada di sekitar Bangka dan Mamuju, ini sangat menjanjikan,” paparnya.

Selain thorium, Djarot menambahkan, terdapat juga beberapa bahan langka lain di tanah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah uranium dan juga logam tanah jarang (rare earth) yang biasa digunakan perusahaan otomotif dan teknologi.

“Jadi kita tidak perlu bergantung dengan import dari China (untuk rare earth),” lanjutnya.

Sayangnya, pengembangan dari penggunaan thorium sebagai bahan bakar PLTN masih cukup jauh. Dia menilai, thorium baru bisa digunakan sekiranya 20 hingga 30 tahun mendatang.

Baca Juga : Bangun PLTN, Kepala BATAN: Bagaimana Menghilangkan Rasa Takut Kita

“Tapi saat ini sudah ada beberapa negara yang mulai meneliti penggunaan thorium, seperti Amerika, India, dan lainnya. Kita sendiri juga mau desain sendiri (reaktor riset) yang menggunakan thorium,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, BATAN masih menunggu kepastian dari Pemerintah soal pemberian izin membangun PLTN di Indonesia. Selain itu, mereka juga masih menunggu kesiapan masyarakat dalam menerima keberadaan dari PLTN. (chn)

https://www.okezone.com/tag/batan

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini