Berkat Google, Siapapun Kini Bisa Berburu Planet Baru

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Sabtu 17 Maret 2018 16:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 17 207 1874118 berkat-google-siapapun-kini-bisa-berburu-planet-baru-o4RpQU9yYs.jpg Ilustrasi AI (sumber : pexles.com)

JAKARTA - Google baru-baru ini merilis kode neural network milik mereka ke publik. Neural network ini sendiri merupakan sebagian contoh kecil dari Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan oleh pihak Google.

Kode yang di sebar melalui situs berbagi kode gratis Github tersebut memiliki kemampuan untuk mencari sebuah eksoplanet baru di luar angkasa. Tentunya disambut gembira oleh para citizen scientist, sebuah sebutan bagi para ilmuan rumahan pemula.

Dalam beberapa tahun ini, antusias masyarakat dalam menemukan bintang atau planet baru bertumbuh pesat. Bahkan, kini sudah bermunculan berbagai perkumpulan masyarakat untuk mencari eksoplanet baru.

Baca Juga : Seperti Apa Kehebatan Machine Learning di Google Camera?

Namun sebelum mulai menemukan planet baru menggunakan kode tersebut, para citizen scientist diharuskan mempelajari beberapa bahasa pemrograman. Dan kode ini dikabarkan hanya kan bisa berjalan dengan software machine learning Google yakni TensorFlow atau menggunakan aplikasi pemrograman Phyton.

Ditambah lagi, para citizen scientist ini memerlukan sebuah komputer yang cukup kencang, karena harus memproses banyak data.

Alasan Google merilis kode ini adalah dikarenakan belakangan ini, para citizen scientist sudah banyak membatu dalam menemukan eksoplanet. Mengutip dari laman Futurism, citizen scientist ini mengirimkan informasi penting, baik ke pihak Google maupun ke pihak NASA.

Baca Juga : Elon Musk: Teknologi AI Lebih Berbahaya Ketimbang Senjata Nuklir

Salah satu contohnya adalah sebuah grup bernama Exoplanet Explorers. Mereka menjadi kelompok citizen scientist pertama yang menemukan sebuah sistem galaksi multi planet, yang kemudian diberi nama sistem K2-138.

Sekedar informasi, neural network ini dikembangkan bersama oleh Google dan juga NASA. Pihak Google menyediakan AI yang nantinya memproses data yang telah dikirimkan oleh salah satu satelit ruang angkasa milik NASA yang bernama Kepler.

Dari gabungan kerja sama antara dua pihak ini, telah ditemukan sebuah sistem multi planet baru yang bernama Kepler-90. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini