Ilmuwan Terima Sinyal Alien Terbesar Pada Saat ini

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 08:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 17 56 1874229 ilmuwan-terima-sinyal-alien-terbesar-pada-saat-ini-rk0uktkaxB.jpg Ilustrasi Alien (sumber : Geek)

JAKARTA - Para ilmuwan luar angkasa hingga saat ini masih mencari cara untuk melakukan hubungan dengan Alien. Mereka tak henti-hentinya mengirim sinyal melalui satelit dan cara lain, berharap mendapatkan jawaban dari para Alien.

Kabarnya, beberapa saat lalu, para ilmuwan dikabakran telah mendapatkan bukan satu, namun tiga sinyal yang diduga telah dikirim oleh Alien. Menurut mereka, sinyal ini adalah sinyal terbesar yang pernah mereka terima.

Mengutip dari laman Express, mereka menjelaskan bahwa mereka menerima tiga sinyal ini melalui fenomena bernama Fast Radio Bursts (sinyal radio cepat, FRB). Namun para ilmuwan masih belum mengetahui apa penyebab dari terkirimnya sinyal tersebut melalui FRB.

Baca Juga : NASA Gunakan Satelit untuk Berburu Planet Asing

Selain itu, sinyal ini sendiri sangat sulit untuk dicerna. Hal ini dikarenakan sinyal FRB dikatakan memancarkan energi lebih banyak per detiknya jika dibandingkan dengan energi yang dipancarkan matahari dalam 10 ribu tahun. Dan hingga saat ini masih belum ada cara memperkirakan kapan sinyal ini akan kembali datang.

Pada 9 Maret lalu, para astronom yang bekerja di Parkes Radio Telescope, Australia berhasil memperoleh sinya terkuat. Sinyal yang kemudian diberi nama FRB 180301 ini masih dalam penelitian.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 33 sinyal yang mereka terima. Dan semuanya kini masih dalam tahap penelitian.

Baca Juga : Mantan Pejabat Pentagon Sebut AS Abaikan Penampakan UFO

"Sementara para astronom tidak tahu banyak tentang FRB - hanya puluhan ledakan yang pernah terdeteksi, kami dapat menyimpulkan beberapa detail menarik tentang mereka,” tulis ilmuwan Breakthrough Listen di dalam sebuah postingan blog.

"Pertama, mereka menunjukkan frekuensi penyapuan pada frekuensi yang menunjukkan bahwa mereka sangat jauh: miliaran tahun cahaya,” jelas mereka. "FRB melakukan perjalanan miliaran tahun untuk sampai ke kita, dan hanya bertahan beberapa milidetik, menunjukkan mekanisme emisi berumur pendek.”

Beberapa ahli mengatakan bahwa FRB merupakan peristwia alami, seperti bintang yang meledak. Sementara ilmuwan lain percaya bahwa itu adalah sinyal ekstra-terestrial yang sengaja dikirim ke jalan Bumi. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini