Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Menarik Mengenai Semut yang Jarang Diketahui

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 10:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 19 56 1875055 5-fakta-menarik-mengenai-semut-yang-jarang-diketahui-cC4hu44o2j.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Semut merupakan hewan yang cukup menakjubkan. Ia adalah jenis serangga yang hidup berkelompok. Terkadang semut dapat mengecohkan manusia, bertahan lebih lama dan menggungguli manusia.

Dilansir dari ThoughtCo, sifatnya yang kompleks dan kooperatif memungkinkan semut bertahan dan berkembang dalam kondisi yang menantang individu. Inilah beberapa fakta menarik mengenai semut yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Membawa Benda 50 Kali Lebih Berat dari Tubuhnya

Dengan tubuh yang kecil ternyata hal yang cukup menguntungkan bagi semut. Dengan ukurannya yang kecil, otot semut lebih tebal daripada hewan yang lebih besar, bahkan manusia. Otot yang tebal itulah memungkinkan semut memiliki lebih banyak kekuatan sehingga dapat membawa benda yang lebih besar dari tubuhnya.

 
Baca juga: Capitan Semut Jenis Ini Lebih Cepat dari Kedipan Mata

Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus

Semut berkembang sekira 130 juta tahun yang lalu pada masa Cretaceous. Fosil semut tertua yang diketahui merupakan semut primitif dan sekarang telah punah bernama, Sphercomyrma freyi, ditemukan di Cliffwood Beach, NJ.

Meskipun fosil yang ditemukan berasal dari 92 juta tahun yang lalu, fosil semut lainnya yang ditemukan terbukti memiliki garis keturunan yang sama dengan semut sekarang. Hal ini menunjukkan evolusi jauh lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Selain Terbesar, Semut Peluru Juga Punya Gigitan Paling Menyakitkan

Semut Pertahankan Tanaman sebagai Tempat Berlindung

Myrmecophytes adalah tanaman dengan cekungan alami, di mana semut dapat berlindung atau makan. Rongganya dapat berupa duri berongga, batang, atau tangkai daun. Semut yang hidup di cekungan akan memberi makan pada sekresi tanaman gula atau ekskresi serangga pengisap getah.

Semut mempertahankan tanaman dari mamalia herbivora dan serangga, bahkan memangkas tanaman parasit yang berusaha tumbuh di tanaman inang.

Miliki Koloni yang Luar Biasa Besar

Semut diperkirakan sebagai koloni terbesar yang pernah ditemukan, yaitu lebih dari 3.600 mil dan itu sangat luas sehingga membentang di beberapa negara seperti Italia, Prancis, dan Spanyol. Koloni tersebut juga terdiri dari spesies semut Argentina.

Semut Argentina, asli Amerika Selatan menghuni setiap benua kecuali Antartika karena sesuatu yang tidak disengaja. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa super colony besar di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang memiliki riwayat bahan kimia yang sama dan pada intinya merupakan super colony semut sedunia.

Miliki Dua Perut serta Berproduksi Secara Aseksual dan Seksual

Pada umumnya, semut memiliki dua perut yang satu perutnya digunakan untuk menutrisi individu dan yang lainnya digunakan untuk berbagi makanan dengan semut lainnya di koloni.

Selain itu, semut juga bereproduksi secara aseksual, semut akan melakukan kloning melalui proses yang dikenal sebagai partenogenesis thelytokous. Sementara itu, dalam reproduksi seksual dikarenakan semut tidak memiliki kromosom seks, maka pembuahan akan menentukan jenis kelaminnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini