Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Juta Smartphone Rentan Terkena Malware RottenSys

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 16:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 20 207 1875341 5-juta-smartphone-rentan-terkena-malware-rottensys-mQ0GWXveDN.jpg Ilustrasi Malware Android (sumber : fossbites.com)

JAKARTA - Sebuah laporan terbaru menyatakan jika sekira lima juta smartphone di seluruh dunia rentan terjangkit sebuah malware agresif. Hal ini dikarenakan ada sebuah celah yang dapat disusupi oleh malware saat perangkat masih di tangan jaringan distributor.

Malware ini kemudian diketahui bernama RottenSys dan menyamar sebagai alat membantu mengelola koneksi Wi-Fi di perangkat Android. Namun bukan malah membantu mengelola koneksi Wi-Fi, namun malware ini mengunduh dan memasang aplikasi berbahaya.

Melansir dari laman Express, para pakar keamanan dari Check Point menjelaskan malware ini dapat menyusup selama berada di dalam proses rantai pemasok. Ini artinya, malware tersebut dapat diinjeksi sebelum atau sesudah sebuah perangkat diproduksi.

Baca Juga : Samsung Siapkan Galaxy A6 dan A6+, Pakai Layar Infinity Display?

Check Point menambahkan bahwa semua perangkat yang terinfeksi didistribusikan oleh distributor rantai pasokan telefon outsourcing yang disebut Tian Pai yang berbasis di China.

"Dalam daftar saluran distribusi malware yang diamati, kami melihat dua nama yang menyarankan kemungkinan koneksi ke distributor rantai pasokan ponsel berbasis Hangzhou, yakni Tian Pai,” ujar pakar keamanan Check Point.

Selain itu, para peneliti pun menjelaskan bahwa malware ini mulai menyebar semenjak September 2016. Namun menurut data yang dikumpulkan per 12 Maret 2018, setidaknya sudah ada 4.964.460 juta perangkat terkena infeksi.

“RottenSys menyerang perangkat dengan menampilkan iklan secara agresif. Dalam 10 hari terakhir saja, iklan tersebut muncul secara agresif sebanyak 13.250.756 kali dan 548.822 di antaranya di klik oleh para korban,” jelas mereka.

Parahnya lagi, malware ini menjangkit beberapa perangkat dari vendor kenamaan. Sebut saja Samsung, Huawei, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Gionee yang merupakan vendor-vendor smartphone besar.

Baca Juga : 5 Smartphone Android Rp3 Jutaan Terbaik di Awal 2018

Oleh karena itu, para peneliti pun menyarankan kepada para pengguna smartphone dari vendor tersebut untuk melakukan pengecekkan. Caranya adalah dengan masuk ke menu pengaturan.

Kemudian masuk ke menu aplikasi dan cari aplikasi berikut dan segera copot pemasangannya. Aplikasi tersebut seperti ‘android.yellowcalendarz’, ‘changmi.launcher’, ‘android.services.securewifi’, dan ‘system.service.zdsgt’.

Akan tetapi, dalam pernyataan terbarunya, Google menyatakan akan menyematkan sistem keamanan yang hebat di dalam OS Android P. Ini berarti, celah malware untuk masuk sebelum sampai di tangan pengguna akan semakin mengecil. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini