nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 12:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 20 54 1875275 kominfo-proses-refarming-tidak-akan-ganggu-pengguna-HIo68WkXdB.jpg Ilustrasi BTS (sumber : pexels.com)

JAKARTA - Beberapa hari ini, netizen di Indonesia mengeluhkan layanan internet mereka melambat. Mereka menduga, bahwa hal ini terjadi dikarenakan para operator melakukan refarming jaringan di jaringan 2,1GHz.

Hal ini terjadi setelah para pengguna mendapatkan SMS dari Kominfo beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa selama sepekan akan dilakukan penataan frekuensi operator bersangkutan. Sontak saja, hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi mereka.

Namun PLT Humas Kominfo Noor Iza mengatakan, dampak dari refarming jaringan ini tidak akan terlalu mempengaruhi masyarakat. Dia menjelaskan, dalam melakukan refarming jaringan 2,1GHz ini, akan dilakukan di luar jam sibuk.

Baca Juga : Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz Target Rampung 25 April 2018

“Proses ini dilakukan di tengah malam. Dan waktunya hanya akan sebentar saja,” ujar Noor di Jakarta, Senin (19/3/2018) malam.

Dia menjelaskan, proses refarming ini memang melibatkan kegiatan fisik jaringan. Namun dia menegaskan bahwa para pengguna internet di Indonesia tidak akan menerima gangguan yang signifikan.

“Kan yang di-switch cuma di jaringan 2,1GHz. Yang jaringan 1,8 GHz dan 1,9GHz tetap berjalan. Dan pengguna tidak akan terganggu,” lanjutnya.

Baca Juga : Akhirnya! Tiga Operator Lolos Administrasi Lelang 2,1 GHz

Kegiatan refarming ini sebenarnya sudah dilaksanakan oleh Kominfo dan operator jaringan semenjak 21 November 2017. Dan hingga saat ini sebagian besar operator jaringan telah melakukan refarming jaringan mereka.

Sedangkan operator yang melakukan refarming jaringan di antaranya Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan juga Tri. Keempat operator ini merupakan operator yang memiliki jaringan di frekuensi 2,1GHz.

Kominfo pun menargetkan, proses refarming ini akan selesai pada 25 April, atau sekira 5 minggu lagi. Oleh karena itu, kedua pihak akan mengejar proses ini agar selesai dengan target mereka. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini