nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NIK Dipakai 50 Nomor Tak Dikenal, Ini Penjelasan Dirut Indosat Ooredoo

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 16:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 20 54 1875410 nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo-HaG9NUscpQ.jpg Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahyudi (sumber : Indosat Ooredoo)

JAKARTA - Proses re-registrasi kartu SIM prabayar belakangan ini didera isu kebocoran data. Hal ini dimulai setelah salah satu pelanggan Indosat Ooredoo melaporkan jika ada 50 nomor yang terdaftar menggunakan NIK dan KK miliknya tanpa ada pemberitahuan.

Dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Kominfo dan operator, Indosat Ooredoo diminta penjelasan mengenai hal tersebut. Direktur Utama Indosat Ooredoo, Joy Wahyudi yang hadir dalam pertemuan tersebut membeberkan kronologinya dengan detail.

“Kejadian ini terjadi di sebuah toko kecil. Sang pemilik NIK-nya bernama Sri Suharmi. Dan laporan ini dilakukan oleh anaknya,” papar Joy di dalam ruangan rapat, Senin (19/3/2018) sore.

Baca Juga : Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna

Dia menjelaskan, sang korban datang ke toko tersebut untuk meminta tolong didaftarkan nomor SIM prabayar miliknya. Joy berspekulasi jika sang korban mendapatkan kesulitan dalam mendaftarkan nomornya.

“Mungkin seperti sudah jadi kebiasaan, konsumen di Indonesia datang ke toko untuk meminta tolong diaktifkan, diregistrasi. Nah ini kan data pribadi sudah ada di pihak toko,” lanjutnya.

Melihat laporan tersebut, Indosat pun sudah melakukan tindakan. Salah satunya adalah dengan memblokir nomor-nomor yang bukan merupakan milik sang korban.

Baca Juga : Dipanggil Komisi 1 DPR, Kominfo dan Operator Tegaskan Tak Ada Kebocoran Registrasi Kartu Prabayar

“Kami sudah ambil action, nomor diblok dan bicara dengan ibunya. Kemkominfo juga datang, jadi kami edukasikan hal ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, Joy mengaku akan melakukan edukasi yang lebih intensif, baik kepada pelanggan maupun para pemilik counter pulsa kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang sama untuk terulang kembali.

"Ini proses edukasi yang perlu dilakukan juga, karena ada yang dengan gampangnya menggunakan data orang lain. Indikasinya untuk ke toko-toko kecil ada ratusan ribu. Mereka harus diedukasi kalau ini bahaya dan masuk ke jalur hukum terkait memalsukan data," pungkasnya. (chn)


Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 12:29 WIB
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google
Share on linkedin
Share on Path
Share on Pinterest
whatsapp
Share on mail
copy link
Toggle
 https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 20 54 1875275 kominfo-proses-refarming-tidak-akan-ganggu-pengguna-HIo68WkXdB.jpg
Ilustrasi BTS (sumber : pexels.com)
Share on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0
TOTAL SHARE
Share on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy linkA A A 0 Komentar

JAKARTA - Beberapa hari ini, netizen di Indonesia mengeluhkan layanan internet mereka melambat. Mereka menduga, bahwa hal ini terjadi dikarenakan para operator melakukan refarming jaringan di jaringan 2,1GHz.

Hal ini terjadi setelah para pengguna mendapatkan SMS dari Kominfo beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa selama sepekan akan dilakukan penataan frekuensi operator bersangkutan. Sontak saja, hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi mereka.

BERITA TERKAIT +
Menkominfo: RUU PDP Sudah Jadi Prioritas Pemerintah
Kominfo Imbau Operator Matikan Jaringan Internet saat Nyepi di Bali
Komisi I DPR Dukung Percepatan Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi
Namun PLT Humas Kominfo Noor Iza mengatakan, dampak dari refarming jaringan ini tidak akan terlalu mempengaruhi masyarakat. Dia menjelaskan, dalam melakukan refarming jaringan 2,1GHz ini, akan dilakukan di luar jam sibuk.

Baca Juga : Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz Target Rampung 25 April 2018

“Proses ini dilakukan di tengah malam. Dan waktunya hanya akan sebentar saja,” ujar Noor di Jakarta, Senin (19/3/2018) malam.

Dia menjelaskan, proses refarming ini memang melibatkan kegiatan fisik jaringan. Namun dia menegaskan bahwa para pengguna internet di Indonesia tidak akan menerima gangguan yang signifikan.

“Kan yang di-switch cuma di jaringan 2,1GHz. Yang jaringan 1,8 GHz dan 1,9GHz tetap berjalan. Dan pengguna tidak akan terganggu,” lanjutnya.

Baca Juga : Akhirnya! Tiga Operator Lolos Administrasi Lelang 2,1 GHz

Kegiatan refarming ini sebenarnya sudah dilaksanakan oleh Kominfo dan operator jaringan semenjak 21 November 2017. Dan hingga saat ini sebagian besar operator jaringan telah melakukan refarming jaringan mereka.

Sedangkan operator yang melakukan refarming jaringan di antaranya Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan juga Tri. Keempat operator ini merupakan operator yang memiliki jaringan di frekuensi 2,1GHz.

Kominfo pun menargetkan, proses refarming ini akan selesai pada 25 April, atau sekira 5 minggu lagi. Oleh karena itu, kedua pihak akan mengejar proses ini agar selesai dengan target mereka. (chn)

(kem)

TAG :
refarming frekuensi 21GHz
refarming jaringan
Kominfo

Apa pendapat anda mengenai artikel ini?

Menarik
0 %

Inspiratif
0 %

So - So
0 %

Sedih
0 %

Marah
0 %
BAGIKAN ARTIKEL INI

Share on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0
TOTAL SHARE
Share on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy link 0 Komentar
Jadi yang pertama mengomentari berita ini

Bergabung diskusi...

250
KirimBatal

BERITA TERKAIT

Kominfo
Kominfo Segera Revisi Permen yang Mengatur Landing Page
Pemuka Agama Minta Hari Raya Nyepi Tanpa Internet, Ini Kata Menkominfo
Menkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar Hoax
Kominfo Blokir Game 'Pukul Guru'
Menkominfo: Indonesia Jadi Ujung Tombak Pengembangan Digital di ASEAN
Kominfo Blokir 169 Situs LGBT hingga Takedown 72 Aplikasi Android
Kominfo Paparkan Langkah Antisipatif Hadapi Spectre dan Meltdown
Menkominfo: Mesin Pengais Konten Negatif Efektif Tangkal Situs 'Nakal'
Medsos Dipantau usai Kepala BSSN Dilantik, Kominfo: Itu Hoax
Aduan Konten Negatif 800.000, Mesin Sensor Kominfo Siap Beroperasi 1 Januari 2018
BERITA LAINNYA
 
BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai Pendapatan
BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai Pendapatan
Antisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card Prabayar
Antisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card Prabayar
Indosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz
Indosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz
2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa
2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa
Indosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu Prabayar
Indosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu Prabayar
China Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card Fisik
China Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card Fisik
Menkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran Kredit
Menkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran Kredit
Hari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara Mendaftarnya
Hari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara Mendaftarnya
BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai Pendapatan
BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai Pendapatan
Antisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card Prabayar
Antisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card Prabayar
Indosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz
Indosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz
2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa
2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa
Indosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu Prabayar
Indosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu Prabayar
China Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card Fisik
China Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card Fisik
Menkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran Kredit
Menkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran Kredit
Hari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara Mendaftarnya
Hari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara Mendaftarnya
Cari Berita Lain Di Sini
 

TERPOPULER
BERITA PILIHAN
1
Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?
2
5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah
3
Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak
4
Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?
5
Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral
6
Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak
7
Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?
8
Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna
9
Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir
10
Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?
EDITOR'S CHOICE
1
MotoGP 2018 Qatar
2
Stephen Hawking
3
Ganjil Genap Tol Cikampek
4
Bos Matahari Meninggal
5
YAMAHA
6
Sidang PK Ahok
7
Pilkada Serentak 2018
8
PNS Naik Gaji
9
Oscar
10
Novel Baswedan
MORE

 
1.
Hasil Sesi Kualifikasi MotoGP Qatar 2018
2.
5 Calon Peraih Trofi Ballon d'Or 2018 per Maret, Nomor 1 Kandidat Terkuat
3.
5 Pemain yang Berpotensi Pecahkan Rekor Transfer Neymar, Nomor 2 Bintang Barcelona
4.
Gedung Nusantara III DPR Kebakaran
5.
37.000 Kontraktor Swasta Bangkrut dalam 3 Tahun Gara-Gara Tak Dibayar hingga No Job
6.
Conte Ungkap Apa yang Dibisikkannya ke Messi Usai Laga Barcelona vs Chelsea
7.
Marquez Girang Start dari Posisi 2 di MotoGP Qatar 2018
8.
Hasil Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP Qatar 2018
9.
Istri Pertama Bongkar Penyebab Meninggalnya Istri Kedua Opick
10.
Diburu oleh Prancis, Ini Sisi Lain Putri Hassa Binti Salman
TERPOPULER
BERITA PILIHAN
1
Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?
2
5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah
3
Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak
4
Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?
5
Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral
6
Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak
7
Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?
8
Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna
9
Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir
10
Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini