Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Usung Terapi Gen untuk Menyembuhkan Penyakit

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 12:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 20 56 1875248 ilmuwan-usung-terapi-gen-untuk-menyembuhkan-penyakit-oPqeUSmlJs.jpg (Foto: Alphr)

JAKARTA - Terapi gen adalah salah satu bidang bioteknologi yang paling menarik saat ini. Ini berfokus bukan pada penanganan gejala penyakit dengan obat tradisional, namun memodifikasi penyebab mendasar pada kode genetik seseorang.

Dilansir dari Alphr, inti dari terapi gen ialah mengenalkan gen tertentu ke dalam pasien untuk mengobati penyakit. Tujuan lainnya adalah mengubah DNA seseorang untuk memperbaiki gangguan yang mendasarinya, seperti gen yang bermutasi dan memungkinkan menyebabkan penyakit seperti fibrosis kristik atau distrofi otot.

Terapi gen tidak akan bekerja jika hanya menyuntikkan gen ke seseorang, untuk mendapatkan gen ke dalam sel maka perlu diangkut oleh alat khusus yang disebut vektor. Ada beberapa cara berbeda untuk mengembangkan vektor, salah satunya adalah menggunakan virus rekayasa genetika, kategori virus yang dikenal sebagai retrovirus.

Para ilmuwan memanfaatkan kemampuan ini untuk menghasilkan gen yang diciptakan secara khusus.

Vektor akan diperkenalkan ke jaringan tertentu di tubuh pasien, baik dengan suntikan atau intravena, dan kemudian masuk ke sel. Setelah mencapai nukleus, DNA tersebut mengantarkan DNA dan mengintegrasikannya ke dalam proses genetik normal sel.

Untuk mengobati penyakit, gen ini akan menginstruksikan sel untuk membuat semacam protein terapeutik.

Apa yang protein lakukan akan sangat bergantung pada jenis terapi gen yang dilakukan. Hal tersebut dapat menciptakan produk beracun untuk membunuh sel penyakit atau dapat menambahkan fungsionalitas yang telah hilang akibat penyakit.

Ada dua hambatan yang dihadapi terapi gen, yang pertama adalah teknisnya. Dari sudut pandang praktis, tantangan paling langsung untuk proses terapi gen ini adalah memastikan gen mencapai sel yang tepat dan memastikan gen tersebut sebenarnya “dinyalakan”. Di luar hal ini gen asing perlu dihindari untuk memicu respons kekebalan tubuh.

Baca juga: Perubahan Gen Berikan Kekuatan Super untuk Manusia

Beberapa vektor tertentu mungkin diidentifikasi sebagai patogen dan lainnya. Jadi, tugasnya adalah menemukan pembawa yang bisa tergelincir di bawah radar sistem kekebalan tubuh. Ada juga fakta bahwa kode genetik adalah katalog petunjuk yang sangat rumit, dan jika gen itu disisipkan dengan tidak benar, maka dapat berhembus ke efek samping yang berbahaya.

Baca juga: Tak Bisa Bangun Pagi Rupanya Bawaan Gen

Sementara itu dari perspektif yang lebih luas, terapi gen menimbulkan sejumlah pertanyaan etis. Saat ini, penelitian seputar terapi gen difokuskan pada pemecahan kondisi genetik yang tidak dapat disembuhkan dengan cara lain. Di masa depan, bagaimanapun, karena teknik ini menjadi lebih maju.

Terlepas dari pertanyaan etis ini, terapi gen terlihat memiliki potensi yang sangat besar. Dalam tes, perawatan terapi gen telah memulihkan penglihatan pada orang-orang yang kehilangan penglihatannya, dan menemukan cara untuk memprogram ulang sel T pasien untuk melihat kanker. Ini dapat menyembuhkan penyakit yang sebelumnya dianggap tidak dapat disembuhkan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini