5 Hal Menarik Tentang Lebah, Nomor 1 Sengatan Lebah Miliki Manfaat

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 20 56 1875567 5-hal-menarik-tentang-lebah-nomor-1-sengatan-lebah-miliki-manfaat-jBh5lUN5bl.jpg (Foto: Blogs.reuters)

JAKARTA - Lebah merupakan serangga yang dikenal karena hidupnya berkelompok, meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat seperti itu. Serangga betina memiliki peran penting dalam kelompok lebah, perilaku lebah sangat ditentukan dari perilaku lebah betina.

Beberapa lebah betina dari spesies tertentu akan hidup sendiri atau soliter dan sebagian lainnya dikenal memiliki perilaku sosial. Kadang kala beberapa spesies lebah soliter memberi makan dan merawat anaknya tanpa memberi cadangan makanan bagi anaknya, biasanya ini dikenal dengan istilah subsosial. Dilansir dari Mentalfloss, berikut ini beberapa hal menarik lainnya mengenai lebah.

Sengatan Lebah Memiliki Manfaat

Toksin dalam racun lebah yang disebut melittin ternyata dapat mencegah HIV. Melittin dapat membunuh HIV dengan cara menusukkan lubang ke dalam pelindung virus. Melittin pada partikel nano “berfusi” dengan lapisan luar virus, ia membentuk pori kecil yang akan menghancurkan lapisan pelindung virus.


Baca juga: Ternyata Lebah Bumblebee Mampu Pecahkan Matematika Klasik saat Mencari Makan

Para ilmuwan di Washington University, St. Louis berharap racun tersebut dapat digunakan juga untuk pencegahan. Selain itu, sengatan lebah juga dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis.

Para peneliti di University of Sao Paulo menemukan molekul dalam racun lebah dapat meningkatkan glukokortikoid, hormon anti peradangan.

 
Baca juga: Sarang Tawon Super Besar Ini Bagai "Mimpi Buruk"

Lebah Dapat Mengenali Wajah Manusia

Lebah madu akan mengenali wajah manusia seperti mengambil bagian-bagian alis, bibir, dan telinga, sehingga lebah akan berkumpul dan membentuk sebuah wajah, proses ini disebut “proses konfigurasi” yang mungkin akan membantu para ilmuwan komputer memperbaiki pengenalan wajah.

Dapat Membantu Menangkap Pembunuh

Pembunuh berantai berperilaku seperti lebah. Ia akan melakukan kejahatan di dekat rumah tetapi cukup jauh sehingga tidak ada yang mencurigai. Demikian pula lebah mengumpulkan serbuk sari di dekat sarang, tetapi cukup jauh sehingga predator tidak dapat menemukan sarang.

Untuk memahami bagaimana “buffer zone” ini bekerja, para ilmuwan mempelajari perilaku lebah dan menulis beberapa algoritma. Temuan ilmuwan meningkatkan model komputer yang digunakan untuk menemukan penjahat.

Lebah Berdengung dari Kafein dan Kokain

Kafein dan kokain sebenarnya adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengusir serangga berbahaya. Para ilmuwan di Newcastle University menemukan bahwa nektar yang dicampur dengan kafein membantu lebah mengingat di mana bunga dan meningkatkan kemungkinan ia kembali.

Sementara itu kokain mengubah lebah menjadi pembohong besar, lebah akan “menari” untuk berkomunikasi dengan lebah lain sebagai tanda memberi petunjuk untuk makanan yang baik. Tetapi, lebah madu tinggi akan melebih-lebihkan gerakannya sehingga para ilmuwan memahami bagaimana lebah madu tinggi kecanduan.

 

Menjadi Pengganti Obat

Untuk memperkuat sarangnya, lebah akan menggunakan getah dari pohon poplar dan cemara yang disebut propolis yang pada dasarnya merupakan lem sarang lebah. Meskipun lebah menggunakannya sebagai tempat tidur, berbeda dengan manusia.

Manusia menggunakan propolis yang diambil dari sarang lebah untuk melawan bakteri, virus, dan jamur. Penelitian menunjukkan bahwa propolis dapat meringankan luka dingin, sariawan, herpes, sakit tenggorokan, gigi berlubang, bahkan eczema.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini