Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selama Hari Tanpa Bayangan Terjadi Gangguan Telekomunikasi, Benarkah?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 21 56 1875912 selama-hari-tanpa-bayangan-terjadi-gangguan-telekomunikasi-benarkah-yoWrcBcpT3.jpg Ilustrasi Satelit (sumber : NASA.gov)

JAKARTA - Selama beberapa menit pada siang hari ini, beberapa kota di Indonesia di garis khatulistiwa tidak akan memiliki bayangan. Hal ini dikarenakan tepat pada hari ini, terjadi sebuah peristiwa bernama vernal equinox, atau lebih akrab dikenal sebagai hari tanpa bayangan.

Namun ternyata, ada beberapa orang percaya jika dalam proses terjadinya fenomena alam ini akan terjadi beberapa gangguan. Salah satunya adalah gangguan di bidang komunikasi.

“Ini tidak benar sepenuhnya,” jelas Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (21/3/2018).

Baca Juga : Telur Berdiri Tegak saat Hari Tanpa Bayangan, Mitos atau Fakta?

Dia menjelaskan jika memang akan ada sedikit interferensi antara kejadian ini dengan satelit komunikasi. Namun efeknya tidak akan terlalu signifikan.

“Memang ada kondisi tertentu gangguan satelit, saat satelit searah matahari. Tiap daerah mengalami gangguan beberapa saat pada waktu yang berbeda, bergantung saat segarisnya satelit dengan matahari,” paparnya.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa tidak ada dampak lain yang terlalu mengganggu masyarakat. Dia mengatakan bahwa saat ini LAPAN hanya ingin mengedukasi masyarakat mengenai kejadian alam ini.

“Ini hanya jadi event edukasi publik,” tegasnya.

Baca Juga : Fenomena 'Hari Tanpa Bayangan' Bikin Matahari Lebih Terik, Apa Dampak Lainnya?

Tak luput juga dalam event kali ini, masyarakat bisa lebih bijak dalam mencerna berita mana saja yang merupakan fakta atau bukan. “Jangan percaya hoax dan jangan turut menyebarkan hoax,” ujarnya.

Sekedar informasi, fenomena vernal equinox di Indonesia biasanya terjadi dua kali dalam satu tahun. Pada tahun ini, peristiwa ini jatuh tepat pada hari ini, Rabu (21/3/2018), dengan puncak kejadian pukul 11.50 WIB.

Peristiwa ini akan kembali terjadi pada 23 September 2018 mendatang. Sedangkan untuk kota yang dapat menikmati peristiwa ini diantaranya adalah Pontianak, Bonjol, Bontang, Riau, Parigi Moutong, Kepulauan Kayoa, Amberi hingga Gebe. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini