nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korea Selatan Denda Facebook Miliaran Rupiah, Ada Apa?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 23 Maret 2018 10:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 23 207 1876856 korea-selatan-denda-facebook-miliaran-rupiah-ada-apa-BqqBZNuDhJ.jpg Logo Facebook (sumber :pexels.com)

JAKARTA - Facebook tampaknya tidak berhenti diterpa masalah, tidak hanya kasus kebocoran 50 juta pengguna mereka saja. Baru-baru ini, pihak otoritas komunikasi Korea Selatan melayangkan denda ke pihak Facebook.

Melansir laman The Verge, tuntutan ini dilakukan setelah Komisi Komunikasi Korea (KCC) menemukan sebuah fakta yang cukup mencengangkan. Dalam sebuah penyelidikan pada Mei lalu, ditemukan bahwa Facebook telah membatasi kecepatan internet para penggunanya.

Fakta di lapangan menunjukkan jika Facebook mengalihkan akses pengguna Facebook di Korea Selatan ke jaringan di Hong Kong atau Amerika, daripada menggunakan jaringan lokal Korea Selatan. Terlebih lagi, hal ini dilakukan tanpa sepengetahuan pengguna.

Baca Juga : Bos Facebook Buka-bukaan Terkait Kebocoran Data

“Facebook tidak secara aktif melihat ke dalam keluhan dari penyedia layanan telekomunikasi lokal bahwa pengguna mengeluh tentang koneksi yang lebih lambat dan, sebagai akibatnya, kualitas layanannya tidak dipertahankan pada tingkat yang sesuai,” jelas pihak KCC.

Pengalihan akses ini mengakibatkan koneksi para pengakses Facebook lebih lambat hingga 4,5 kali lipat. Hal ini mengakibatkan beberapa ISP mendapat teguran dari para pelanggannya dikarenakan melambatnya akses ke Facebook.

Parahnya lagi, kasus ini sudah terjadi selama beberapa tahun. Bahkan menurut temuan terbaru, Facebook telah melakukan hal ini sejak 2016.

Atas hal ini, KCC memutuskan untuk melayangkan denda kepada pihak Facebook sebesar 396 juta Won atau sekira Rp5 miliar.

Baca Juga : Bos Keamanan Facebook Ingin Hengkang, Ada Apa?

Pihak Facebook pun telah menanggapi hal tersebut. Mereka menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan ini.

"Kami berusaha untuk memberikan kinerja yang optimal untuk semua pengguna kami dan akan terus bekerja dengan penyedia layanan internet Korea menuju tujuan ini," ujar perwakilan Facebook.

Namun belum jelas apakah pihak Facebook akan melakukan gugatan atau akan membayar denda tersebut. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini