Gara-Gara Kebocoran Data, Mozilla Cabut Iklan dari Facebook

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 23 Maret 2018 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 23 207 1876945 gara-gara-kebocoran-data-mozilla-cabut-iklan-dari-facebook-r7QPLtdePR.jpg Firefox (Sumber : Mozilla.org)

JAKARTA - Mozilla dikabarkan akan segera mencabut iklan mereka dari Facebook. Hal ini dilakukan setelah Facebook dikabarkan telah mengalami kebocoran data yang berimbas 50 juta data pribadi penggunanya ada di tangan orang lain.

Pihak Mozilla menyebutkan bahwa kasus ini membuat mereka kembali berpikir apakah beriklan di Facebook adalah pilihan yang aman bagi mereka. Mereka takut data perusahaan mereka ikut bocor ke pihak lain.

“Kejadian ini membuat kami harus melihat lebih dekat peraturan privasi Facebook. Meski banyak hal yang kami harus pelajari, namun kami paham jika pengaturan privasi Facebook meninggalkan akses terbuka ke banyak data. Oleh karena itu kami menghentikan iklan sementara waktu,” ujar perwakilan Mozilla di sebuah blog, seperti dikutip dari laman Engadget.

Baca Juga : Mozilla Update Firefox ke Versi 59, Bisa Blokir Pop-up Menyebalkan

Akan tetapi, Mozilla mengatakan jika masalah ini sudah beres dan Facebook ingin memperbaiki kebijakan mereka, maka tak menutup kemungkinan jika mereka akan kembali beriklan di Facebook.

"Kami mendorong Mark Zuckerberg berjanji untuk meningkatkan pengaturan privasi dan membuat mereka lebih protektif. Kami akan kembali jika Facebook telah memperkuat pengaturan privasi mereka,” kata pihak Mozilla.

Ternyata, keputusan Mozilla ini pun diikuti oleh beberapa pihak lain. Salah satunya adalah Society of British Advertisers (ISBA). Namun, alih-alih langsung menarik iklan mereka, pihak ISBA ternyata memberikan tim Facebook waktu untuk menjelaskan duduk perkaranya.

“Kami ingin memahami ruang lingkup penyelidikan yang diumumkan Mark Zuckerberg kemarin," kata Phil Smith, direktur jenderal ISBA.

"Kami ingin jaminan bagi anggota kami bahwa itu akan sampai ke bagian bawah masalah dan implikasi untuk publik dan untuk pengiklan," lanjutnya.

Baca Juga : Ini Cara Hapus Akun Facebook Lewat Ponsel

Selain itu, beberapa perusahaan lain seperti Unilever dan P&G juga meminta hal yang sama. Jika kedua perusahaan tersebut menarik iklan mereka, maka Facebook akan rugi sekira triliunan rupiah lebih.

Selain beberapa perusahaan berpikir untuk menarik iklan mereka dari platform Facebook, ternyata beberapa investor pun berpikir untuk hengkang. Salah satunya adalah Nordea, yakni salah satu bank terbesar di kawasan Nordik.

"Mengingat kejadian yang dialami oleh pihak Facebook, kami memilih untuk mengarantina Facebook," kata Kepala Finansial Nordea Sasja Beslik. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini