Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Galaxy S9 Indonesia Lebih Boros Baterai dan Lebih Lemot, Benarkah?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 11:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 28 57 1878958 galaxy-s9-indonesia-lebih-boros-baterai-dan-lebih-lemot-benarkah-O6AZvkRcuK.jpg (Foto: Phonearena)

JAKARTA - Jika Anda sudah tidak sabar untuk membeli salah satu smartphone terbaru Samsung, yakni Galaxy S9 versi Indonesia, tampaknya Anda harus berpikir lagi. Pasalnya sebuah fakta terbaru mengatakan bahwa ada sebuah kekurangan besar yang terdapat di perangkat tersebut.

Dalam sebuah test ketahanan baterai yang dilakukan Phone Arena, ternyata perangkat Galaxy S9 yang menggunakan prosesor Exynos 9810 memiliki daya tahan baterai yang kurang memuaskan. Dengan baterai sebesar 3.000 mAh, perangkat tersebut hanya mampu bertahan selama 7 jam 23 menit saja.

Padahal jika mengingat hasil daya tahan baterai Galaxy S8 yang memiliki besaran baterai yang sama, perangkat tersebut mampu bertahan hingga 8 jam 22 menit. Tentu saja, terdapat perbedaan daya tahan baterai hingga 1 jam lebih antara Galaxy S9 dan Galaxy S8, atau terpaut 12 persen lebih rendah.

Selain itu, AnandTech juga dilaporkan melakukan tes yang sama, namun dengan menggunakan metode yang cukup berbeda. Hasil yang mereka dapatkan juga cukup berbeda jauh, yakni terdapat perbedaan daya hingga 30 persen antara Galaxy S9 dan Galaxy S8.

Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi? Mengutip dari laman Phone Arena (28/3/2018), AnandTech menyatakan hal ini disebabkan oleh arsitektur chip Exynos itu sendiri. Dia mengatakan bahwa adanya lonjakan daya di dalam inti prosesor Exynos M3.

Samsung menggunakan sebuah firmware yang bertugas ‘mencekik’ inti dari M3 untuk berjalan di kecepatan 1,469 MHz saja. Selain itu, firmware ini juga mengurangi kontrol memori menjadi setengah kecepatannya.

Hal ini menyebabkan kinerja prosesor generasi terbaru tersebut menjadi hanya secepat Exynos 8859 milik Galaxy S8. Maka dari itu, kompleksitas inilah yang diduga menjadi melonjaknya pasukan daya yang masuk ke dalam inti M3.

Baca juga: Samsung Resmikan Galaxy S9 dan S9+, Ini Spesifikasinya

Selain menjadi boros, hal ini juga menyebabkan masalah lain bagi para penggunanya. Hal ini dikarenakan pemangkasan performa yang terjadi malah melebihi apa yang diinginkan Samsung. Hal ini berimbas kepada semakin lambat performa Galaxy S9 di tangan pengguna.

Baca juga: 4 Fitur Menarik Kamera Galaxy S9 dan S9+

Sekedar informasi, pada Februari lalu Samsung memperkenalkan duo Galaxy S9 dan S9+ dengan dua prosesor berbeda. Untuk wilayah Amerika, China, dan Jepang akan menggunakan prosesor Snapdragon 845. Sedangkan untuk wilayah lain akan menggunakan Exynos 9810. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini