Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wearable Ini Bisa Ketahui Kebiasaan Makan dan Merokok Pengguna

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Minggu 01 April 2018 14:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 31 57 1880390 wearable-ini-bisa-ketahui-kebiasaan-makan-dan-merokok-pengguna-OwW1Ahod3h.jpg Wearable Pemantau Kesehatan (Sumber : The Next Web)

JAKARTA - Para peneliti telah berhasil menciptakan sebuah perangkat wearable yang bisa disematkan pada gigi manusia. Wearable tersebut dilengkapi oleh sensor yang mampu mendeteksi bahan kimia apa saja yang bersentuhan dengan perangkat tersebut.

Adalah tim peneliti dari Tufts University School of Engineering yang telah menciptakan alat ini. Mereka mengatakan bahwa wearable ini sengaja diciptakan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi para penggunanya.

Mengutip dari laman The Next Web, para peneliti mengungkapkan jika sensor ini akan mengumpulkan data dari apa yang melewatinya, dan mengirimkannya ke smartphone pengguna. Di sini, wearable ini akan mencatat pola makan pengguna dan melakukan analisis.

Baca Juga : Google Ganti Nama Android Wear Jadi Wear Os

Dari data tersebut, wearable ini akan memberikan solusi mengontrol pola makan para pengguanya. Selain itu, alat ini juga bisa mengidentifikasi kebiasaan merokok para penggunanya.

Pihak peneliti juga mengatakan bahwa perangkat werable ini dapat digunakan para dokter untuk melihat kondisi pola hidup pasien secara real-time. Dengan begitu, mereka dapat menganalisa kondisi pasien dengan sangat mudah.

“Pemantauan di rongga mulut dapat membantu beberapa hal, mulai dari deteksi dini kesehatan gigi, hingga memantau kondisi fisiologis semisal kelelahan. Tentu saja ini membutuhkan perbaikan dalam hal sensitivitas dan spesifisitas,” kata salah satu tim peneliti, Fiorenzo Omenetto.

Baca Juga : Nokia Jual Bisnis Kesehatan Digital, 425 Karyawan Terancam PHK

Sayangnya, di tengah kasus kebocoran data para pengguna Facebook, banyak pihak yang ragu terhadap teknologi ini. Pasalnya, mereka menganggap bahwa wearable ini mengandung data yang lebih intim ketimbang yang dipasang di pergelangan tangan.

Meski hanya akan mendeteksi pola makan dan kebiasaan merokok pengguna, namun dua hal itu dianggap sudah bisa membentuk profil seseorang. Pasalnya, waktu makan dan apa yang dimakan setidaknya bisa menjelaskan karakter dan kebiasaan seseorang.

Akan tetapi, pihak peneliti mengatakan bahwa mereka akan terus mengembangkan teknologi ini. Pasalnya, mereka memiliki keinginan untuk membuat kualitas kehidupan para pemakai teknologi mereka ke arah yang lebih baik. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini