Misteri Asteroid Alien Oumuamua Telah Terungkap

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 08:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 03 56 1881688 misteri-asteroid-alien-oumuamua-telah-terungkap-oUDXD12ed1.jpg (Foto: ESO-M. Kommesser/Astronomy)

JAKARTA - Asteroid alien yang telah membingungkan para ilmuwan selama ini akhirnya dapat terungkap. Objek luar angkasa berbentuk cerutu ini pertama kali muncul di radar Bumi pada Oktober tahun lalu ketika mendatangi teleskop Pan-STARRS1 milik NASA di Hawaii.

Dilansir dari Express, Oumuamua melakukan perjalanan melalui ruang yang dalam selama jutaan tahun. Oumuamua diketahui sebagai objek pertama dari luar tata surya yang kedatangannya memicu kekhawatiran. Kekhawatiran itu terkait kapal alien yang memindai tanda-tanda kehidupan baru.

Para astronom segera menemukan benda asing tersebut dan diyakini berasal dari bintang Vega. Analisis terbaru dari lintasan asteroid yang ditentukan Oumuamua akan berada jauh dari Vega sekira 25 tahun cahaya dari Bumi atau sekira 300.000 tahun yang lalu.

Studi di University of Toronto, Kanada menyimpulkan asteroid ini mungkin berasal dari bintang biner, sebuah sistem dengan dua bintang. Penulis utama, Alan Jackson mengatakan bahwa ini sungguh luar biasa karena dapat melihat benda fisik dari luar tata surya.

Kemungkinan besar Oumuamua memasuki ruang ini dari sistem biner karena saling tarik menarik antara dua raksasa gas. Bintang biner biasanya dikelilingi oleh badan berbatu yang mengorbit dengan zona utama.

Asteroid kemungkinan dikeluarkan dari sistem binernya selama periode pembentukan planet bintang. Sejak saat itu Oumuamua membuat pendekatan ke Bumi pada 14 Oktober tahun lalu dan datang sedekat 15 juta mil jauhnya dari Bumi.

Baca juga: Sempat Dekati Bumi, Asteroid 3200 Phaethon Berukuran Lebih Besar

Benda misterius tersebut melaju menuju tepi luar tata surya, sudah terlalu kecil dan lemah untuk dilihat oleh teleskop NASA. Pada Desember, tim astronom di The Breakthrough Listen Initiative mengecam objek dengan gelombang radio untuk mencari tanda-tanda kehidupan alien.

Baca juga: Asteroid "Berpotensi Berbahaya" Mendekati Bumi dalam Waktu Dekat

Andrew Siemion, Director of Berkeley SETI Research Center mengatakan bahwa kini tim sedang melihat observasi dan analisis tambahan mengenai apa yang akan diungkapkan. Terkumpul lebih dari 90 TB data dan para ilmuwan menyimpulkan bahwa Oumuamua tidak lebih dari sebongkah batu yang mati.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini