Menjajal Fitur 'Slow Mo' Galaxy S9 di Pantai Lombok

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 13:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 03 57 1881413 menjajal-fitur-slow-mo-galaxy-s9-di-pantai-lombok-77ndT6OLuP.jpg Foto yang ditangkap menggunakan Galaxy S9 (Foto: Dewi Kania/Okezone)

LOMBOK - Samsung Galaxy S9 dan S9+ terkenal dengan fitur kamera slow motion yang menghasilkan tangkapan video yang indah. Seperti apa rasanya menjajal fitur ponsel anyar tersebut?

Setiap orang pasti ingin mencari kamera yang menghasilkan gambar epik dalam satu device. Jadi, Anda tak perlu repot membawa banyak peralatan untuk menggambil gambar, terutama kamera profesional. Karena dengan menggunakan smartphone orang merasa dimanjakan.

Apalagi kalau Anda seseorang yang eksis di media sosial. Rasanya ingin berbagi foto dan video kece untuk mendapatkan banyak like dari followers. Pastinya Anda tidak sembarangan mengambil foto dan video yang dibagikan dalam media sosial pribadi.

Melalui media trip ke Lombok, NTB, Okezone berkesempatan menjajal kamera yang digadang-gadang bisa menghasilkan konten visual yang epik. Semudah apa kira-kira menggunakan fitur unggulan smartphone buatan perusahaan asal Korea Selatan itu?

Saat baru mendarat dari Jakarta, Okezone diajak untuk eksplorasi keindahan alam Lombok, sekaligus mencoba mengetes kamera dengan fitur super slow mo (slow motion). Lokasi pertama yang dituju yakni sebuah resort bernama Selo Selong Residence di Praya.

Cuaca terik sekali siang itu, usai istirahat sejenak, rasanya tak sabar ingin menjajal kamera yang mampu merekam 32 kali lebih lambat dari video normal. Spot pertama yakni mengambil gambar aksi dari seorang koki saat memasak.

Okezone membedakan pengambilan gambar dengan fitur slow mo otomatis dan manual. Keduanya jelas punya keunggulan dan kecanggihan yang berbeda-beda. Saat mengambil video pertama, Okezone menggunakan fitur otomatis.

Hasilnya kurang memuaskan karena momen yang diambil belum tepat sasaran. Bagi pemula, memang cukup sulit dalam menggunakan kamera ini, meski fitur yang disediakan instan.

Chef dari resort itu memamerkan keahliannya dalam membuat omelette. Untuk fitur otomatis, pengguna harus benar-benar tepat sasaran untuk mengambil momen slow mo. Karena sama seperti mengambil gambar dengan metode still kamera. Cukup sulit kalau belum terbiasa dengan cara ini.

Dilanjutkan dengan momen kedua yakni mengambil video anak-anak berenang sembari menyipratkan air. Okezone mencoba menggunakan fitur manual, di mana pengguna bebas mengatur waktu slow mo.

Saat mengambil gambar benar-benar harus menggunakan feeling dan siap dengan momen yang ingin diambil. Membayangkan hasilnya sudah bagus yakni ingin mendapat cipratan air dengan gerakan lambat. Namun bila kurang peka dalam menentukan momen, pasti terlewatkan.

Sekira 30 menit mengaplikasikan kamera dengan kecepatan hingga 960 frame per detik ini. Ditemukan bahwa device terasa cepat panas dan layar sentuhnya sensitif sekali. Kemudian, dalam pengambilan gambar bisa menyedot baterai hingga 20%.

Hari semakin sore, tapi tak cukup sampai di situ saat mengetes kamera ini. Momen terakhir yakni mengambil video tarian khas Suku Sasak di tanah lapang.

Tentunya banyak gerakan yang dilakukan oleh para penari asli dari NTB. Momen ini tidak akan membosankan saat diambil menggunakan fitur slow mo. Suara musik tradisional mengiringi para penari beraksi.

Baca juga: Alasan Samsung Indonesia Boyong Galaxy S9 dengan Chipset Exynos Bukan Snapdragon 845

Okezone pun mengabadikan momen ini dengan kamera slow mo dengan metode manual. Sangat nyaman sekali dalam mengambil gambarnya. Gerak-gerik para penari tertangkap dengan warna yang tajam dan kontras.

Baca juga: Samsung Resmikan Galaxy S9 dan S9+, Ini Spesifikasinya

Saat menggunakan kamera ponsel ini dan Anda ingin mengedit suara dengan musik latar yang sesuai selera sangat mudah. Kamera ini menawarkan lebih dari 30 musik yang tepat sesuai momen.

Pastinya kalau gambar yang dihasilkan bagus, musik latarnya pas, pasti membuat orang selalu menantikan video Anda. Agar orang lain tidak bosan jangan terlalu sering mengambil gambar dengan slow mo dan mengunggah di media sosial pribadi Anda.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini