Kepala Pengembang AI Google Pindah ke Apple, Ada Apa?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 04 207 1881877 kepala-pengembang-ai-google-pindah-ke-apple-ada-apa-oXVkxP8l0V.jpg John Giannandrea (sumber : Tech Crunch)

JAKARTA - Kepala pengembangan AI Google John Giannandrea dikabarkan telah hengkang dari Google. Hal ini cukup mengejutkan dikarenakan John dikabarkan tidak memiliki masalah apapun dengan pihak Google.

Ternyata, kepergian John dari Google dikarenakan Apple secara diam-diam telah merekrut dirinya untuk bergabung ke dalam tim pengembangan Machine Learning dan Siri. Sontak saja, hal ini membuat banyak pihak terkejut.

Pengumuman ini langsung diumumkan oleh Chief Executive Apple, Timothy D. Cook. Dia menyampaikan hal tersebut kepada karyawan Apple melalui sebuah email internal khusus pegawai Apple.

Baca Juga : Kantor YouTube Ditembak Orang Tak Dikenal, 4 Orang Terluka

“Teknologi kami harus ditanamkan dengan nilai-nilai yang kita semua pegang teguh. John berbagi komitmen kami terhadap privasi dan pendekatan bijaksana kami saat kami membuat komputer menjadi lebih pintar dan lebih personal,” ujar Timothy seperti dikutip dari laman New York Times, Rabu (4/4/2018).

Selain itu, Timothy juga mengatakan jika John akan menjadi salah satu dari 16 jajaran eksekutif Apple. Nantinya, John akan langsung melaporkan hasil kerjanya dalam memajukan Machine Learning dan Siri ke Timothy.

John sendiri sudah bergabung dengan Google pada 2010 silam, setelah perusahaan mesin pencari tersebut membeli Metaweb. Kala itu, John memiliki posisi sebagai CTO di perusahaan Metaweb dan telah mengembangakan AI semenjak di perusahaan tersebut.

Baca Juga : Apple Setop Gunakan CPU Intel untuk Mac, Ada Apa?

Selama delapan tahun bekerja di Google, John telah memegang banyak proyek pengembangan teknologi Google. Sebut saja dia telah mengintegrasikan AI di seluruh produk Google, mulai dari penelusuran internet, Gmail, Google Assistant, dan lainnya.

Sekedar informasi, kini Apple sedang melakukan perekrutan besar-besaran untuk divisi pengembangan Siri. Mereka membuka ratusan lowongan pekerjaan di divisi tersebut untuk meningkatkan daya saing Siri dengan asisten digital milik para pesaingnya.

Pada saat ini, Siri sangat tertinggal jauh dari Google Assistant jika berbicara mengenai tingkat kepintaran AI. Bahkan parahnya lagi, Siri pun dikabarkan tidak lebih pintar jika dibandingkan Cortana milik Microsoft dan Alexa milik Amazon. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini