nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkaca dari Skandal Facebook, Indonesia Perlu Bikin Medsos Lokal

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 04 207 1881911 berkaca-dari-skandal-facebook-indonesia-perlu-bikin-medsos-lokal-GlTUD0Wek3.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai kasus kebocoran data jutaan pengguna Facebook yang digunakan oleh perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica dapat dimaknai sebagai momentum kemunculan media sosial yang dibuat talenta dalam negeri.

"Kebocoran data itu adalah momentum untuk mengevaluasi Facebook. Apalagi, Facebook juga tercatat sebagai pemilik WhatsApp dan Instagram. Sebaiknya ini juga jadi momentum kebangkitan media sosial Indonesia. Jangan sampai masyarakat Indonesia hanya jadi pengguna saja," kata Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APJII Tedi Supardi Muslih, dalam keterangan tertulis.

Data APJII menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai 143,26 juta dari total jumlah penduduk 262 juta jiwa. Kebanyakan pengguna internet menggunakan media sosial untuk berinteraksi.

Dengan demografi tersebut, dia menilai Indonesia sebaiknya tidak hanya menjadi konsumen, namun juga berkreasi dengan membuat media sosial sendiri.

Baca juga: 2 Juta Anak Muda Tak Lagi Gunakan Facebook, Ada Apa?

Indonesia, masih menurut Tedi, dapat mencontoh langkah China yang membuat sendiri media sosial maupun mesin pencari, seperti Baidu, Weibo dan WeChat.

Baca juga: Bos Facebook Messenger Akui Aplikasi Berantakan, Ada Apa?

Separuh pengguna internet Indonesia sepanjang 2017 berdasarkan data APJII adalah generasi milenial (49,52 persen).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini