APJII: Pengguna Internet Indonesia di 2017 Jadi 143,26 Juta dengan Durasi 1-3 Jam

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 04 207 1882088 apjii-pengguna-internet-indonesia-di-2017-jadi-143-26-juta-dengan-durasi-1-3-jam-hGHXZbJy0d.jpg Ilustrasi Mengakses Internet (Sumber : Pexels)

JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) baru saja mengumumkan data survei pengguna internet Indonesia 2017. Pada tahun itu sebanyak 143,26 juta masyarakat Indonesia telah menggunakan internet.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 262 juta orang, maka penetrasi internet pada 2017 mencapai 54,68 persen. Tingkat penetrasi ini meningkat jika dibandingkan dengan hasil survei yang dilakukan APJII pada 2016, yakni hanya 132, 7 juta.

Pulau Jawa masih menjadi daerah dengan penetrasi terbesar, dengan jumlah pengguna sejumlah 57.70 persen dari total pengguna internet. Sedangkan wilayah Maluku-Papua masih menjadi daerah dengan penetrasi terkecil, yang hanya memiliki penetrasi sebesar 2,49 persen dari total keseluruhan pengguna internet.

Baca Juga : Cloudflare Rilis Layanan DNS Baru, Lebih Kencang dari DNS Google



Pola penggunaan internet pun dirasa tetap sama. Pengguna internet di Indonesia kini sebagian besar masih di dominasi oleh pria dengan presentase 51,43 persen. Sedangkan pengguna internet wanita mencapai 48,57 persen.
 

Uniknya, rentang usia yang paling banyak menggunakan internet di Indonesia tidak berasal dari kalangan remaja. Melainkan mereka yang ada di usia produktif, atau di kisaran usia 19 hingga 34 tahun yang merajai penggunaan internet, dengan jumlah pengguna hingga 49,52 persen.
 

Dalam survei ini juga diketahui jika sekira 43,89 persen pengguna internet di Indonesia rata-rata mengakses internet paling tidak 1 hingga 3 jam per hari. Sekira 29,63 persen mengatakan mengakses internet selama 4 hingga 7 jam per hari, dan sekira 26,48 persen pengguna mengakses internet lebih dari 7 jam per hari.

Baca Juga : Aplikasi ChatWatch Bisa Mata-matai Pengguna WhatsApp, Kok Bisa?

 

Saat ditanyakan mengenai keamanan data, sekira 65,98 persen pengguna sadar jika data mereka dapat diambil. Begitu pula kesadaran mereka atas penipuan di internet, dengan tingkat kesadaran 83,98 persen.
 

Di dalam data ini juga terungkap jika para pengguna internet di Indonesia menganggap bahwa harga dari paket internet yang ditawarkan oleh para ISP, baik yang merupakan fixed line maupun mobile tidak terlalu mahal. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini