nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebanyakan Selfie Bikin Kamu Amnesia, Benarkah?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 05 April 2018 13:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 05 207 1882408 kebanyakan-selfie-bikin-kamu-amnesia-benarkah-mkBHEKjYHx.jpg Ilustrasi Selfie (sumber : Pexels)

JAKARTA - Sekelompok ilmuwan mengatakan ada keterkaitan antara terlalu banyak selfie dengan amnesia. Hal ini cukup mengejutkan dikarenakan bagi orang awam, kedua hal tersebut tidak memiliki keterkaitan yang relevan.

Ternyata, penelitian yang dilakukan oleh Dartmouth College ini mengungkapkan pada saat seseorang mengambil selfie, maka orang tersebut tidak dapat mengingat apa yang dilihat dan melupakan apa yang ingin kita tangkap.

Hal ini disebabkan pada saat mengambil selfie, seseorang akan fokus dalam mengambil angle terbaik. Alhasil, para peneliti mengungkapkan para pengguna smartphone sering kali melupakan momen apa saja yang terjadi saat tersebut.

Baca Juga : Pengunjung Pantai Corat-coret Tubuh Paus Mati dan Selfie, Netizen Geram

Untuk membuktikan hal ini salah satu peneliti dari Dartmouth College, Emma Templeton, melakukan percobaan. Hasil dari penelitian ini kemudian di publikasikan melalui jurnal Experimental Social Psychology.

Mengutip dari laman Daily Mail, Kamis (5/4/2018), dalam percobaan ini para peneliti mengajak ratusan orang untuk mengikuti tur ke sebuah gereja untuk menulis apa saja yang mereka lihat, seperti objek, bangunan, dan juga ornamen.

Kemudian, mereka membagi peserta menjadi dua grup. Grup pertama diberikan kamera sedangkan yang satu lagi tidak dibekali kamera. Grup yang membawa kamera pun dibebaskan untuk mengambil gambar apapun, termasuk selfie.

Satu minggu kemudian, para peserta diuji menggunakan 10 pertanyaan mengenai pengalaman tur tersebut. Para peserta yang berada di grup dengan kamera hanya dapat menjawab enam pertanyaan saja, sedangkan grup lainnya bisa menjawab sembilan pertanyaan.

Baca Juga : Nekat Selfie di Rel, Pria India Luka-Luka Disambar Kereta Api

"Peserta tanpa kamera secara konsisten bisa menghafal objek yang mereka lihat ketimbang peserta yang memakai kamera. Penelitian ini mengungkap kalau menggunakan kamera membuat orang lebih sulit mengingat detail yang mereka lewati," tulis Emma dalam jurnal tersebut.

Dalam keterangan lain, salah satu ahli psikologi fotografi smartphone Brian Resnick mengatakan bahwa perhatian adalah kunci untuk membentuk memori abadi. Ketika kita menciptakan kenangan, neuron di otak kita menghubungkan sensasi yang menciptakan kenangan, seperti apa yang tampak seperti sesuatu atau seperti apa rasanya.

Namun, jika kita terganggu dengan mengambil foto, informasi ini tidak akan disimpan dan sensasi ini tidak terdaftar. Hal inilah yang membuat seseorang pada akhirnya mengalami amnesia. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini