Data Bocor, Australia Mulai Lakukan Investigasi Facebook

Kemas Irawan Nurrachman, Jurnalis · Kamis 05 April 2018 12:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 05 207 1882449 data-bocor-australia-mulai-lakukan-investigasi-facebook-mUrDBfUunB.jpg Facebook (Foto: Shutterstock)

SYDNEY - Komisaris Privasi Australia bergerak cepat atas bocornya data pengguna Facebook negaranya yang diduga disalahgunakan. Mulai Kamis 5 April ini, otoritas privasi Australia mulai melakukan penyelidikan formal terhadap raksasa media sosial Facebook Inc.

"Investigasi akan mempertimbangkan apakah Facebook telah melanggar undang-undang privasi Australia," kata Komisaris Privasi Angelene Falk seperti dikutip VOA Australia.

Dia menjelaskan, investigasi ini didasarkan atas konfirmasi Facebook sebanyak 311.127 pengguna Australia datanya telah disalahgunakan tanpa otorisasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Facebook: Total Kebocoran Data di Cambridge Analictica Capai 87 Juta Pengguna

Sekadar diketahui, Facebook telah melakukan konfirmasi sebanyak 87 juta data yang bocor ke Cambridge Analictica. Sedangkan posisi Australia berada ke-10 dari negara yang bocor.

korban datang dari Amerika dengan total pengguna menjadi korban sekira 70,6 juta atau sekira 81,6 persen. Sedangkan di urutan kedua ada Filipina dengan jumlah korban mencapai 1,17 juta atau sekira 1,4 persen dari total korban.


Baca juga: Data 1 Juta Pengguna Facebook Indonesia Bocor, Kok Bisa?

Sedangkan sekira 1,2 persen data atau sebanyak 1.096.666 data pengguna Facebook Indonesia disalahgunakan. Jumlah ini membuat Indonesia berada di urutan ketiga dalam kobocoran data Facebook tersebut.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini