nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AMSI Dukung Kominfo Usut Kasus Kebocoran Data Facebook

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 17:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 06 207 1883193 amsi-dukung-kominfo-usut-kasus-kebocoran-data-facebook-0INeuVcFGy.jpg Logo Facebook (Sumber : Pexels)

JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan dukungannya terhadap rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk menyelidiki potensi pelanggaran keamanan data pribadi yang dilakukan oleh Facebook dan Cambridge Analytica.

"Alasan dukungan ini tidak lain dikarenakan menurut AMSI, skandal ini terjadi ketika warga Indonesia bersiap memilih beberapa kepala, anggota parlemen, serta pemilihan Presiden. Oleh karenanya, isu ini menjadi isu yang sensitif," jelas Wenseslaus Manggut, Ketua Umum AMSI di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Selain menyatakan dukungan, AMSI juga memberikan beberapa imbauan kepada pemerintah. Berikut ini imbauan dari pihak AMSI, seperti keterangan yang diterima Okezone.

Baca Juga : Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor, Facebook Terancam 12 Tahun Penjara

1. Pemerintah untuk menjamin keamanan data pribadi warga dan memastikan tidak ada penyalahgunaan data itu untuk kepentingan politik dalam pemilihan umum.

2. Dewan Perwakilan Rakyat untuk mempercepat pembahasan Rancangan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi.

3. Facebook untuk memperbaiki mekanisme perlindungan data pribadi penggunanya, serta mengidentifikasi dan menghapus konten hoax, hate speech, konten SARA, yang beredar di platform-nya.

4. Kepolisian Republik Indonesia untuk menyelidiki benar tidaknya data sejuta pengguna Facebook Indonesia yang bocor, sebagaimana ramai diberitakan media massa.

Selain itu, AMSI juga akan menunjukkan dukungannya dengan bekerjasama dengan semua pihak untuk membatu meningkatkan kredibilitas informasi yang disebarkan melalui media sosial.

Baca Juga : Data Pengguna Facebook Bocor, Rudiantara Minta Masyarakat Puasa Media Sosial

Sekedar informasi, Menkominfo Rudiantara pada Kamis (5/4/2018) sore telah melakukan pertemuan dengan pihak Facebook Indonesia. Dari pertemuan ini, Rudiantara mendesak Facebook untuk melakukan audit terkait masalah kebocoran data, terutama data masyarakat Indonesia.

Pria yang akrab dipanggil Chief RA itu juga sudah meminta Facebook untuk memblokir sementara aplikasi pihak ketiga yang ada di platform mereka. Secara khusus, dia meminta memblokir aplikasi berupa kuis kepribadian dan semacamnya.

Tak luput juga Rudiantara juga meminta masyarakat melakukan puasa menggunakan media sosial. Namun, jika masyarakat terpaksa harus menggunakannya, mereka diimbau untuk tidak memberikan data pribadi mereka secara mudah kepada pihak tertentu. (chn)

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini