Game PUBG Tambah Respawns di Modus Perang Baru

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 07 April 2018 14:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 06 326 1883287 game-pubg-tambah-respawns-di-modus-perang-baru-SPX3Qd4Ft6.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - PlayerUnknown's Battlegrounds telah menambahkan mode baru yang disebut War di PC. Modus baru yang pada dasarnya adalah Team Deathmatch, menambahkan respawn, sebuah mekanika yang tidak terlihat dalam modus battle royale standar PUBG.

Dilansir Gamespot, Jumat (6/4/2018), gamer akan bermain di area yang lebih kecil di Erangel. Ini menandakan kehidupan yang tidak bertahan lama. Pemilihan senjata dan peralatan tergantung pada pengaturan yang dipilih oleh tuan rumah.

Dengan demikian, gamer bisa muncul setelah karakter tewas dengan sejumlah item. Modus War tersedia saat ini tetapi hanya sebagai permainan khusus. Ini menunjukkan hanya PUBG Partners yang dapat memulai dan menyelenggarakan pertandingan.

Modus ini kabarnya tidak diumumkan oleh developer PUBG Corp atau penerbit Bluehole dan tidak disebutkan di media sosial atau forum game. Sehingga, belum jelas berapa lama War akan tersedia.

Selain informasi mengenai modus perang baru, gamer juga menerima perbaikan bug dan modus Killer Spectate baru yang memungkinkan Anda untuk melihat gamer yang mengalahkan Anda selama sisa permainan.

Baca juga: Versi PC Dirilis, Server Game PUBG Lumpuh Selama 7 Jam

Jika pembunuh Anda meninggal juga, Anda akan dapat terus menonton pemain yang membunuh mereka.

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, satu juta gamer PUBG diblokir gara-gara cheat. Tepatnya 7 Februari 2018, dilaporkan bahwa software anti-cheat BattleEye menyebutkan pihaknya telah memblokir lebih dari satu juta gamer PUBG yang menggunakan cheat pada Januari.

Baca juga: 1 Juta Gamer PUBG Diblokir Gara-Gara Cheat

Jumlah tersebut bahkan lebih dari dua per tiga gamer yang diblokir di 2016. “Kami telah memblokir lebih dari 1.044.000 cheater PUBG pada bulan Januari saja. Sayangnya keadaan ini terus meningkat,” kata BattleEye melalui akun Twitter-nya.

Menurut data yang dirilis di Twitter, kecurangan yang terjadi di PUBG terbilang meningkat tajam. Peningkatan terpantau tinggi pada Oktober di mana saat itu 322.000 gamer telah diblokir.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini