nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Data 1 Juta Pengguna Bocor, Facebook Diberi Sanksi Lisan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 07 April 2018 13:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 07 207 1883464 data-1-juta-pengguna-bocor-facebook-diberi-sanksi-lisan-lgBhCGWbfQ.jpg Facebook (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Facebook telah mengumumkan jumlah kebocoran data yang diambil dan diolah oleh Cambridge Analytica. Dari jumlah 87 juta data yang bocor, lebih dari satu juta di antaranya adalah data pengguna Facebook Tanah Air.

Dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertema ‘Maling Facebook’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/4/2018), Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum, Henri Subiakto, mengaku Kementrian Komunikasi dan Informasi telah memberikan sanksi lisan kepada perusahaan Mark Zuckerberg itu.

“Sekarang ini baru teguran dan sanksi lisan, kita menungu secepatnya supaya ada penjelasan mengapa seperti itu, kenapa dan bagaimana,” kata Henri.

Hingga saat ini, lanjut Heri, Facebook Indonesia masih melakukan audit internal dan melakukan penelitian terhadap akun-akun yang diduga bocor tersebut.


Baca juga: Data 1 Juta Bocor, Facebook Akan Notifikasi Akun yang Jadi Korban Mulai 9 April

"Kemarin kita panggil Facebook untuk menanyakan kenapa sampai data pengguna dibocorkan ke Cambridge Analytica sampai 87 juta dan di mana terdapat 1 juta lebih berada di Indonesia, oleh karenanya kita ingin tahu kenapa bisa bocor dan dari kapan itu bocor. Facebook berjanji akan melakukan audit serta memberikan klarifikasi mengenai kebocoran data para penggunanya tersebut," tuturnya.

Sekadar diketahui, data bocor yang diambil Cambridge Analictica mencapai 87 juta pengguna Facebook. Indonesia menjadi negara ketiga yang menjadi korban terbanyak dengan 1,096 juta akun atau sekira 1,2 persen dari total korban yang ada.

Perwakilan Facebook Indonesia, melalui Public Policy Lead Facebook Indonesian Ruben Hattari, mengatakan bahwa Facebook akan mengungkap siapa saja yang menjadi korban. 

Baca Juga : Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor, Facebook Terancam 12 Tahun Penjara

“Seperti yang sudah diutarakan CEO Facebook, kami akan menginformasikan pengguna kalau mereka jadi korban,” ujar Ruben seusai melakukan pertemuan dengan Kominfo beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, tidak semua pengguna Facebook yang akan mendapatkan notifikasi ini. Jadi, dia meminta masyarakat untuk mengecek akun masing-masing Senin depan. “Nah kalau Anda belum menerima (setelah tanggal 9 April), berarti Alhamdulillah belum kena,” lanjutnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini