Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alibaba Kucurkan Dana Rp82,6 Triliun untuk Grab Asia Tenggara, Benarkah?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Senin 09 April 2018 11:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 09 207 1884008 alibaba-kucurkan-dana-rp82-6-triliun-untuk-grab-asia-tenggara-benarkah-uhNTjXmU2M.jpg Alibaba (Sumber : Flickr.com/hinglish_note

JAKARTA - Baru-baru ini, beredar kabar jika Alibaba akan kucurkan dana untuk Grab Asia Tenggara. Keputusan ini sangat mengejutkan, mengingat Grab Asia Tenggara baru saja melakukan akuisisi mereka terhadap Uber Asia Tenggara.

Hal ini mencuat setelah sebuah sumber yang tidak ingin disebutkan menegaskan bahwa Alibaba menyatakan akan berinvestasi tahap awal di Grab. Sang sumber juga menegaskan jika kedua pihak tersebut sudah terjadi semenjak pertengahan tahun lalu.

Dari pertemuan tersebut, diketahui jika Alibaba bersedia mengucurkan dana hingga USD6 juta atau sekira Rp82,6 triliun. Jumlah ini terbilang cukup besar, jika dibandingkan dengan beberapa perusahaan lain yang pernah mendapatkan pendanaan dari perusahaan asal China tersebut.

Baca Juga : Ratusan Pengemudi Uber Berbondong-bondong Daftar ke Grab

Sayangnya, rencana pendanaan tersebut hingga kini belum terealisasi. Disebutkan, ada beberapa faktor yang kemudian membuat Alibaba masih belum mengucurkan dana tersebut kepada pihak Grab, seperti telah dirangkum dari laman Tech Crunch, Senin (9/4/2018).

Salah satunya dikarenakan Alibaba kini sedang fokus terhadap salah satu e-commerce asal Indonesia. Di perusahaan tersebut, Alibaba telah merogoh kocek dana sebesar USD1 miliar atau sekira Rp14 triliun.

Selain itu, Alibaba juga dikabarkan tengah mengalihkan fokus mereka ke pekerjaan rumah lama yang belum terselesaikan. Tentunya, hal ini semakin menambah panjang daftar pekerjaan Alibaba, sehingga investasi terhadap Grab masih ‘macet’ hingga saat ini.

Sayangnya, kedua perusahaan tersebut masih belum mau memberikan komentar. Pihak Grab masih menolak untuk memberikan komentar mereka perihal penundaan pemberian investasi tersebut.

Baca Juga : Kemenhub: Kalau Jadi Perusahaan Transportasi, Kita Bisa Atur

Sedangkan pihak Alibaba enggan memberikan komentar dengan alasan kebijakan untuk ‘tidak memberi respon terhadap rumor yang beredar’.

Sekadar informasi, Grab telah resmi melakukan akusisi terhadap Uber Asia Tenggara pada beberapa minggu lalu. Jumlah transaksi ini dikabarkan mencapai USD6 miliar atau sekira Rp82,6 triliun ini.

Dari kesepakatan itu, Uber tidak berhak menjalankan usahanya di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Sebagai gantinya, Uber akan mendapatkan 27,5 persen dari saham Grab. Selain itu, beberapa petinggi Uber Asia Tenggara juga akan bergabung di dalam tim Grab Asia Tenggara untuk menjalankan bisnis tersebut. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini