Ikuti Elon Musk, Steve Wozniak Tinggalkan Facebook

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Senin 09 April 2018 19:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 09 207 1884218 ikuti-elon-musk-steve-wozniak-tinggalkan-facebook-zkSYX0ggpV.jpg Steve Wozniak (Sumber : Flciker.com/Gage_Skidmore)

JAKARTA - Salah satu co-founder Apple, Steve Wozniak akhirnya mengikuti langkah Elon Musk untuk meninggalkan Facebook. Hal ini dikarenakan dirinya setiap hari semakin kecewa dengan perkembangan isu kebocoran data pengguna Facebook.

Akan tetapi, pria yang akrab dipanggil sebagai Woz tersebut tidak menghapus akun Facebooknya secara utuh. Melainkan dirinya hanya menonaktifkan sementara akun Facebook miliknya.

Melansir dari laman Slashgear, Senin (9/4/2018), hal ini terungkap setelah dia mengirimkan email kepada pihak USA Today. Dalam suratnya, dia mencatut kritikan dari CEO Apple Tim Cook terhadap Facebook yang menyatakan bahwa Apple menghasilkan uang dari produknya, bukan penggunanya.

Baca Juga : Seruan Boikot Facebook, WhatsApp dan Instagram 11 April, Ada Apa?

Mendengar hal tersebut CEO Facebook pun mengomentari jika Tim Cook ‘terlalu fasih’ dalam mengomentari masalah yang tengah dihadapi mereka. Meski harus diakui jika Facebook menghasilkan uang dari iklan.

Meski begitu, Woz mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika dirinya akan kembali menggunakan Facebook. Hal ini dikarenakan beberapa hari lalu, COO Facebook Sheryl Sandberg menyatakan bahwa pengguna dapat membayar opsi agar data mereka tidak dilacak oleh pihak pengiklan.

Banyak orang yang acuh terhadap tawaran ini, karena dirasa kurang masuk akal. Namun menurut Woz, dia akan membeli fitur tersebut asal data pribadi miliknya dijanjikan aman ditangan Facebook.

Sekedar informasi, hingga saat ini diketahui ada sekira 87 juta pengguna Facebook yang menjadi korban kebocoran data dalam kasus skandal Cambridge Analytica. Sebagian besar korban merupakan pengguna Facebook asal Amerika.

Baca Juga : Data Pengguna Facebook Bocor, BIN: Jangan Ungkap Masalah Pribadi di Medsos!

Sedangkan dalam kasus ini, Indonesia pun turut menjadi korban. Sekira 1,096 juta pengguna Facebook di Indonesia dilaporkan menjadi korban.

Pihak Facebook pun berjanji pada 9 April, mereka akan mengungkap siapa saja korban yang terkena kasus ini, dengan memberi notifikasi di masing-masing laman Facebook milik korban.

Meski begitu, pada 11 April mendatang akan dilaksanakan sebuah aksi bernama Faceblock. Aksi ini meminta para pengguna media sosial untuk tidak menggunakan Facebook, WhatApp, dan Instagram selama 24 jam penuh. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini