Apple Digugat OmniMedSci atas Dugaan Pelanggaran Paten Pemindai Detak Jantung

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Senin 09 April 2018 20:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 09 207 1884228 apple-digugat-omnimedsci-atas-dugaan-pelanggaran-paten-pemindai-detak-jantung-4DM9wp4iu6.jpg Apple Watch (Sumber : Apple)

JAKARTA - Apple dikabarkan tengah mendapatkan masalah terkait salah satu teknologi di perangkat Apple Watch mereka. Hal ini dikarenakan OmniMedSci mengaku jika teknologi pemindai sidik jari yang disematkan dalam perangkat tersebut, adalah hak milik mereka.

OmniMedSci mengatakan, pihaknya telah beberapa kali bertemu dengan pihak Apple untuk memasukkan teknologi milik mereka ke Apple Watch. Namun setelah beberapa kali melakukan pertemuan, tidak ada kesepakatan yang terjadi.

Dikatakan bahwa Apple ternyata tetap menggunakan sensor detak jantung milik OmniMedSci tanpa sepengetahuan mereka. Oleh karena itu, wajar saja mereka melayangkan gugatan pelanggaran paten ke pihak Apple.

Baca Juga : Apple Kembangkan Teknologi Layar Lengkung untuk iPhone Selanjutnya

Pihak Apple pun hingga saat ini masih belum memberikan tanggapan terhadap gugatan yang diajukan oleh OmniMedSci. Hingga saat ini mereka masih memproduksi perangkat yang menggunakan paten tersebut.

Sebenarnya, pelanggaran paten ini bukan yang pertama kali dihadapi oleh perusahaan asal Cupertino tersebut. Pada 2016, Valancell menggugat Apple terkait paten sensor biometrik di perangkat mereka.

Apple digugat mencuri teknologi sensor jantung yang kemudian hadir di perangkat Apple Watch. Namun belakangan ini beredar kabar jika Valancell telah melakukan kontak dengan Apple untuk menyelesaikan penggunaan paten tersebut di perangkat mereka.

Apple sendiri mendapatkan banyak kredit terhadap teknologi pemindai detak jantung di perangkat Apple Watch mereka. Pasalnya, teknologi pemindai detak jantung ini dapat mendeteksi ritme jantung abnormal dengan tingkat akurasi 97 persen.

Baca Juga : Apple Mulai Jual Smartwatch Series 3 Versi Refurbished

Akurasi ini menjadi salah satu titik penting penjualan produk tersebut. Banyak orang yang dikabarkan telah terselamatkan akibat teknologi tersebut.

Sekedar informasi, OmniMedSci sendiri merupakan sebuah start-up teknologi berbasis Michigan yang didirikan oleh Mohammed Islam. Islam sendiri merupakan lulusan MIT dan pada saat ini mengajar di jurusan Teknik Elektro dan Komputer di Universitas Michigan.

Islam sendiri memiliki gelar di bidang Teknologi Optik dan Laser. Bahkan, pada 2015 Islam dinobatkan sebagai “potret anak untuk sebuah paten profesional” oleh Detroit Business. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini