Elon Musk Sebut AI Bisa Jadi Pemimpin Diktator Abadi Manusia

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 12:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 10 207 1884475 elon-musk-sebut-ai-bisa-jadi-pemimpin-diktator-abadi-manusia-E555VE6Oqk.jpg Elon Musk (Sumber : TechCrunch)

JAKARTA - CEO Tesla Elon Musk sekali lagi mengungkapkan bahaya yang dapat dilakukan oleh kecerdasan buatan terhadap kelangsungan hidup manusia. Kali ini, dia menggambarkan potensi ini melalui analogi, dimana ia menyebut Artificial Intelligence (AI) sebagai ‘diktator yang tak bisa mati’.

Dia menganggap, pengembangan di sektor teknologi tersebut oleh sebuah perusahaan atau organisasi dapat mengahsilkan AI yang berpotensi menguasai dunia. Hal ini didasarkan oleh sebuah film dokumenter besutan Chris Paine.

“Saya dapat bayangkan, kita memiliki AI yang bisa diakses semua orang yang dibuat oleh sebuah perusahaan atau organisasi mengembangkan kecerdasan buatan super berbasis digital. Kehadiran ini dikhawatirkan bisa menguasai dunia,” ujar Musk seperti dikutip dari laman CNBC, Selasa (10/4/2018).

Baca Juga : Elon Musk: Teknologi AI Lebih Berbahaya Ketimbang Senjata Nuklir

“Setidaknya, jika kita memiliki diktator jahat, paling tidak dia akan mati karena dia juga manusia. Tapi AI tidak bisa mati. Dia akan hidup selamanya dan kita akan mempunyai diktator yang kekal dan kita tidak bisa lari kemana-mana,” lanjutnya.

Pria berjuluk 'Iron Man' ini pun tak luput menyebut DeepMind, yang merupakan anak perusahaan Alphabet. Dia menganggap DeepMind merupakan salah satu perusahaan yang berniat untuk mengembangkan kecerdasan super, semenjak 2016 lalu.

Dia menjelaskan jika AlphaGo, yang merupakan salah satu hasil karha DeepMind berhasil mengalahkan juara permainan Go, Lee S-dol. Pencapaian ini diklaim menjadi hasil tersukses dalam sejarah AI, setelah komputer milik IBM, Deep Blue mengalahkan juara dunia catur Garry Kasparov pada 2997 silam.

Tak luput juga, Musk mengatakan bahwa AI tidak perlu jahat jika ingin menghancurkan kehidupan manusia.

Baca Juga : EA Ajari AI untuk Bermain Game Battlefield 1

“Jika AI sudah memiliki tujuan tertentu, dia bisa saja menyingkirkan apa yang ada di depannya, meskipun itu manusia. Ia akan melakukannya bahkan tanpa harus memikirkannya terlebih dahulu,” jelas Musk.

Sekedar informasi, film garapan Chris Paine yang berjudul 'Do You Trust Your Computer?' tersebut mengabil beberapa contoh dari AI. Dalam film tersebut menunjukkan beberapa AI, seperti senjata otonon, teknologi yang digunakan di Wall Street, serta algoritma yang menggiring tersebarnya berita palsu.

Di sisi lain, film yang sudah ditonton lebih dari lima juta penonton ini juga mengangkat contoh-contoh inspirasi AI yang masuk dalam kultur manusia. Beberapa diantaranya seperti dari film The Matrix atau Ex Machina. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini