Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penampakan Wujud 'Bunga' Luar Angkasa dengan Titik Biru

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 06:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 10 56 1884853 penampakan-wujud-bunga-luar-angkasa-dengan-titik-biru-ioqNQnGGsf.jpg (Foto: Cseligman/NASA)

JAKARTA - Fenomena nebula atau sekelompok bintang di langit yang tampak sebagai kabut atau gas pijar bercahaya bisa ditemukan melalui bantuan teleskop luar angkasa. Dengan kemajuan teknologi, manusia bisa menyaksikan fenomena menakjubkan tersebut.

Tampak seperti bunga berwarna merah, objek nebula ini diperlihatkan pada 31 Oktober 1990. Buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan bahwa pada tanggal tersebut badan antariksa melalui situs internet menunjukkan gambar yang dicitrakan oleh teleskop raksasa.

Tidak diragukan lagi bahwa fenomena tersebut menyerupa bentuk bunga mawar berwarna jingga, dengan daun-daunnya yang berwarna merah keungu-unguan, dikelilingi oleh daun-daun kecil berwarna hijau muda.

Di tengah-tengah objek itu terdapat kelopak berwarna biru. Bunga ini merupakan gambar ledakan sebuah bintang raksasa bernama Cat's Eye Nebula, yang berjarak 3.000 tahun cahaya dari Bumi.

Fenomena nebula baru ditemukan manusia saat ini ketika mengandalkan teknologi teleskop luar angkasa yang canggih. Dalam Alquran rupanya telah diungkap terkait fenomena ini.

Buku 'Sains dalam Alquran' mengungkap salah satu ayat Alquran yang berbunyi, "Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak," Surah Ar-Rahman Ayat 37.

Ayat ini dianggap sebagai salah satu ayat yang mengandung kemukjizatan terbesar terkait bidang astronomi. Sebab, ayat ini benar-benar selaras dengan gambar yang terbentuk setelah terjadinya ledakan bintang-bintang.

Baca juga: Fenomena Nebula Luar Angkasa Dijelaskan Alquran dan Sains

Tidak hanya temuan Cat's Eye Nebula, fenomena serupa juga pernah diabadikan dengan nama Nebula Bubble atau yang biasa disebut NGC 7635. Nebula Bubble memiliki ukuran yang sangat besar, panjangnya mencapai tujuh tahun cahaya dari ujung hingga akhir.

Baca juga: Lidah Api Matahari Menjulur hingga Ketinggian 500 Ribu Kilometer

Jarak ini kira-kira 50 persen lebih besar dari ruang antara Matahari dan bintang terdekatnya, Alpha Centauri.

Karena terbuat dari banyak layer dengan temperatur berbeda, gas yang terbentuk di Nebula Bubble akan berwarna-warni. Ini memberikan astronom Hubble informasi mengenai struktur khas nebula.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini