Apple Umumkan iPhone 8 dan 8 Plus Warna Merah

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 18:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 10 57 1884764 apple-umumkan-iphone-8-dan-8-plus-warna-merah-FH6Vmb4FqD.jpg (Foto: Apple.com)

JAKARTA - Apple mengumumkan varian Product Red Special Edition untuk iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Kedua model tersebut tampil dengan warna merah pada kaca bagian belakang dan bingkai aluminium di bagian sisi.

Bagian depan ponsel berwarna hitam, tidak seperti bagian depan dari iPhone 7 varian merah yang berwarna putih.

Jika Anda menantikan iPhone X warna merah, sayangnya, Anda akan kecewa karena tidak akan ada. Sebaliknya, Apple telah meluncurkan case berbahan kulit warna merah untuk iPhone X.

Seperti halnya dengan produk bermerek Product Red, sebagian dari total penjualan akan disumbangkan kepada Global Funds untuk memerangi HIV/AIDS.

Apple mengklaim telah menyumbangkan lebih dari 160 juta dolar AS kepada Global Funds selama beberapa tahun terakhir melalui perangkat-perangkat Product Red miliknya.

iPhone 8 dan iPhone 8 Plus varian merah akan tersedia Jumat, 13 April, sementara case warna merah untuk iPhone X akan tersedia hari ini, 10 April, demikian dilansir dari GSM Arena.

Sekadar informasi, iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X telah resmi dijual di Indonesia pada Desember 2017.

Ketiga model iPhone terbaru tersebut telah dipajang di situs resmi iBox dengan banderol harga iPhone 8 mulai dari Rp12,599 juta, iPhone 8 Plus mulai dari Rp14,499 juta, sedangkan iPhone X dijual mulai dari Rp17,999 juta.

Baca juga: Adopsi iPhone X Meroket Ketimbang iPhone 8

Indonesia termasuk negara yang telat dalam menghadirkan smartphone premium tersebut. Pasalnya, negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia telah lebih dahulu memasarkannya.

Baca juga: Pendiri Apple Lebih Pilih Touch ID Ketimbang Face ID iPhone X

Kehadiran iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X, tak lepas dari terpenuhinya syarat kandungan dalam negeri (TKDN) yakni sebesar 30%. Apple memenuhi persayaratan itu dengan membangun pusat risetnya di Indonesia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini