nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Facebook Minta Pertemuan Dengan Komisi I DPR RI Ditunda

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 11:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 11 207 1885029 facebook-minta-pertemuan-dengan-komisi-i-dpr-ri-ditunda-WdHssEq6nI.jpg Logo Facebook (Sumber : Pexels)

JAKARTA - Pertemuan antara Komisi I DPR RI dengan Facebook hari ini dipastikan batal. Seharusnya, siang hari ini masyarakat Indonesia bisa mengetahui data apa saja yang telah diambil dan di pergunakan untuk apa saja data tersebut oleh pihak Cambridge Analyctica.

Pembatalan ini langsung di konfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais. Dia menegaskan bahwa pihak Facebook bakal mangkir dalam pertemuan kali ini.

“Pihak Facebook yang meminta untuk ditunda,” ujar Hanafi, saat di konfirmasi oleh Okezone melalui pesan singkat, Rabu (11/4/2018) pagi.

Baca Juga : Lagi, Facebook Tutup Aplikasi yang Mengoleksi Data Pribadi Pengguna

Hanafi melanjutkan, pertemuan antara Komisi I DPR RI dan Facebook dipastikan akan kembali dilakukan. Oleh karenanya, pihak Komisi I DPR Ri pun mengusulkan untuk dilakukan pertemuan kembali pekan depan.

“Kita agendakan kembali pada Selasa (17/4/2018) depan,” lanjutnya.

Saat diminta konfirmasi terkait masalah penundaan tersebut, salah satu perwakilan Facebook Indonesia pun membenarkan perihal pembatalan ini. Mereka mengatakan bahwa memang hari ini tidak akan ada agenda antara Facebook dan Komisi I DPR RI.

"Untuk hari ini kami memang tidak ada jadwal rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI," kata perwakilan Facebook.

Sayangnya, saat ditanyakan alasan mengapa pertemuan ini batal dilaksanakan, mereka enggan memberikan komentar. Mereka lebih memilih untuk bungkam.

Baca Juga : Data 1 Juta Akun Bocor, Hari Ini DPR Panggil Perwakilan Facebook

Sebenarnya pada hari ini pihak Komisi I DPR RI memiliki beberapa pertanyaan terkait bocornya data 1,09 juta pengguna Facebook Indonesia. Beberapa pertanyaan diantaranya adalah terkait dengan apakah benar ada data masyarakat Indonesia yang disalahgunakan oleh pihak Cambridge Analyctica.

Sekedar informasi, pada hari ini juga, Rabu (11/4/2018), CEO Facebook Mark Zuckerberg dipanggil oleh parlemen Amerika terkait skandal penyalahgunaan data oleh pihak Cambridge Analyctica.

Dia diminta memberikan informasi terkait 87 juta data pengguna Facebook yang bocor ke pihak Cambridge Analyctica. Dan dari jumlah tersebut, sekira 1,096 juta pengguna Facebook di Indonesia pun turut menjadi korban. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini