nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika 3 Kali Mangkir RDP, Facebook Bisa 'Diseret' Polisi ke DPR

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 11:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 12 207 1885536 jika-3-kali-mangkir-facebook-bisa-diseret-polisi-ke-dpr-B0sU7FevZo.jpg Ilustrasi Facebook (Sumber : Pexels)

JAKARTA - Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi 1 DPR RI dengan Facebook yang seharusnya dilaksanakan pada Rabu (11/4/2018), batal dilakukan. Hal ini dikarenakan perwakilan Facebook Indonesia, yang rencananya diwakili oleh Public Policy Lead Facebook Indonesian Ruben Hattari, menyatakan bahwa mereka tidak bisa hadir.

Sontak saja, penolakan ini mendapat kritik dan kekecewaan dari banyak pihak. Salah satunya adalah Firman Soebagyo, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI.

“Saya sebagai warga negara dan anggota DPR RI sebagai wakil rakyat merasa kecewa dengan ketidakhadiran perwakilan Facebook Indonesia terkait pemanggilan untuk diminta keterangan oleh komisi 1 DPR RI,” jelas Firman dalam keterangan yang diterima oleh Okezone.

Baca Juga : Menkominfo Rudiantara Ungkap Isi Surat Balasan dari Facebook

Firman mengatakan bahwa kasus pencurian data pengguna Facebook ini sudah sangat meresahkan masyarakat Indonesia. Apa lagi menurut dia, keterangan yang diberikan oleh Ruben untuk mangkir menurutnya kurang masuk akal.

“Awalnya telah menyatakan hadir dan mendadak tidak hadir dengan alasan menghadiri persidangan di Amerika. Ini kan tidak bisa diterima oleh akal sehat,” kata dia.

“Karena jika proses persidangan yang dilakukan di Amerika kalau memang (harus menghadirkan) perwakilan Indonesia, pastinya sudah ada pemberitahuan dan penjadwalan

Jauh-jauh. Ini seperti alasan yang mengada-ada,” tegasnya.

Selain itu, Firman menegaskan jika pihak Komisi 1 DPR RI harus tegas. Dia juga mengingatkan jangan sampai perwakilan rakyat ini dilecehkan oleh sikap arogansi perwakilan industri asing seperti Facebook.

Baca Juga : Facebook Minta Pertemuan Dengan Komisi I DPR RI Ditunda

“Apalagi sekarang DPR RI sudah memiliki aturan atau dasar hukum yang kuat setelah disahkannya revisi UU Undang-undang MPR, DPD, DPR dan DPRD (MD3). Harus lebih tegas,” kata Firman.

Politisi asal Golkar tersebut menjelaskan, dalam UU MD3 ini berisi pengaturan bagi siapapun yang diundang DPR RI untuk melakukan rapat RDP atah RDPU, bila mana 3 kali berturut-turut tidak hadir bisa meminta Kepolisian RI untuk melakukan upaya paksa.

“Jadi jika tiga kali berturut turut Facebook tidak hadir maka DPR dapat menggunakan instrumen hukum dengan dasar UU MD3 dapat dilakukan,” tegasnya. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini