nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asus dan Xiaomi Adopsi Snapdragon 636, Apa Keunggulannya?

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 19:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 12 207 1885836 asus-dan-xiaomi-adopsi-snapdragon-636-apa-keunggulannya-feS56XGfk4.jpg Senior Marketing Manager Qualcomm Dominicus Susanto (Foto : Nur Chandra/Okezone)

JAKARTA - Sebentar lagi, Indonesia akan kehadiran dua smartphone yang akan menggunakan salah satu prosesor terbaru milik Qualcomm, yakni Snapdragon 636. Kedua perangkat tersebut adalah Xiaomi Redmi Note 5 dan smartphone misterius milik Asus.

Kedua vendor tersebut dalam beberapa kesempatan menyebutkan bahwa Snapdragon 636 akan membawa level performa yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan seri sebelumnya.

Namun ternyata, menurut Senior Marketing Manager Qualcomm Dominicus Susanto, prosesor ini dapat menghadirkan keunggulan lain yang dapat dipilih vendor, untuk memberikan pilihan lebih beragam bagi penggemar teknologi di seluruh dunia.

“Selain performa, Snapdragon 636 ini juga memiliki keunggulan lain, seperti di bidang kamera, AI, daya tahan perangkat, dan lainnya. Jadi, vendor dapat menghasilkan perangkat yang bervariasi kepada masyarakat,” ujar Susanto kepada Okezone di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Dia menjelaskan, untuk bidang kamera, ada beberapa keunggulan yang dibawa dari prosesor premium Snapdragon seri 800. Salah satunya adalah membawa teknologi Qualcomm Spectra 160 ISP.

Baca Juga : Asus Siapkan Smartphone Gaming Diperkuat Snapdragon 636, Kapan Dirilis?

“Dengan teknologi ini, para vendor dapat membawa kamera hingga resolusi 24MP di perangkat mereka. Serta dengan hadirnya teknologi dual ISP, membuat perangkat yang memiliki kamera ganda menghasilkan foto yang lebih baik,” jelasnya.

Peningkatan pun terjadi di sisi video. Dengan menggunakan Snapdragon 636, perangkat tersebut akan dapat mengambil gambar di resolusi 4K dengan framerate 30 FPS atau di resoulusi 1080p dengan framerate 120 FPS.

Kemudian, terdapat juga kemampuan Artificial Intelligence (AI) yang dapat dimaksimalkan oleh para vendor. Pasalnya, Qualcomm telah membuat sebuah algoritma AI baru yang akan mengutilitas tiga bagian utama dari sebuah prosesor.

Baca Juga : 5 Vendor Ponsel dengan Penjualan Terbesar Sepanjang 2017 di Indonesia

“Akan melibatkan tiga bagian utama prosesor, yakni CPU, GPU, dan DSP secara bersamaan. Jadi, nanti tinggal bagaimana vendor membuat piranti lunak sesuai keinginan mereka,” jelas Susanto.

Terakhir, dia menyebutkan bahwa para vendor juga dapat menghasilkan smartphone yang sangat hemat daya. Hal ini dikarenakan prosesor ini sudah menggunakan teknologi fabrikasi baru.

“Ini kan sudah menggunakan fabrikasi 14nm, jadi akan hemat daya. Kami juga memastikan setiap prosesor baru yang diluncurkan memiliki efisiensi daya yang lebih baik,” pungkasnya. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini