Cari Planet Pengganti Bumi, NASA Segera Luncurkan Satelit TESS

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 19:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 56 1886224 cari-planet-pengganti-bumi-nasa-segera-luncurkan-satelit-tess-ezJVeRBdQd.PNG Satelit Tess (Sumber : NASA)

JAKARTA - Pencarian planet baru di galaksi antah berantah terus dilakukan oleh NASA. Hal ini tidak hanya dilakukan menggunakan penerawangan Artificial Intelligence (AI) saja, melainkan juga dengan menggunakan satelit sungguhan.

Hal ini ditunjukkan dengan rencana mereka untuk meluncurkan satelit kosmos terbaru mereka yang bernama TESS. Rencananya, perangkat satelit ini akan dilucurkan pada Senin (16/4/2018).

TESS sendiri memiliki beberapa tugas lain selain mencari planet baru di galaksi berbeda. Salah satunya adalah membantu para peneliti mengetahui kandungan apa saja yang dimiliki oleh sebuah planet baru tersebut.

Baca Juga : 3 Penampakan UFO yang Terekam Kamera Bulan Ini

Tujuannya tidak lain adalah untuk mencari planet baru yang seyogyanya layak untuk dihuni. Pencarian mengenai planet baru yang dapat dihuni tersebut telah dilaksanakan lebih dari belasan tahun yang lalu.

Salah satu ilmuwan dari proyek TESS NASA, Stephen Rinehart menegaskan jika TESS akan menggantikan tugas pesawat luar angkasa Kepler. Kepler sendiri telah beroperasi selama hampir sembilan tahun di luar angkasa.

“Kepler hanya bertugas untuk sensus: Seberapa umum planet pada umumnya? Seperti apa distribusi ukuran planet? Apakah planet seukuran Bumi itu umum?,” ujar Stephen seperti dikutip dari laman The Verge, Jumat (13/4/2018).

Baca Juga : Lulus Uji Kebohongan, Astronot Buzz Aldrin Ungkap Kehidupan Alien di Luar Angkasa

“Sedangkan TESS benar-benar dioptimalkan untuk mengetuk pintu di lingkungan dan berkata,

‘Hai, apa kabar? Seperti apa planet ini sebenarnya?',” lanjutnya.

Tak ketinggalan Stephen menjelaskan jika TESS memiliki satu tugas spesifik, yakni mencari sebuah planet berbatu seukuran Bumi yang berada di orbit sekitar galaksi Bima Sakti, di mana air dapat berkumpul. Jika planet tersebut juga memiliki atmosfer yang mirip dengan Bumi, hal ini membuka kesempatan bagi manusia untuk hidup di planet lain selain Bumi.

Sekedar informasi, dalam beberapa tahun ini, NASA telah bekerjasama dengan Google untuk mencari planet baru menggunakan AI. Bahkan Google juga telah meminta bantuan masyarakat untuk mencari planet baru, dengan membuka program AI ke masyarakat. (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini