Peneliti Mulai Ciptakan AI yang Bisa Mengerti Pola Pikir Anjing

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 11:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 56 1887443 peneliti-mulai-ciptakan-ai-yang-bisa-mengerti-pola-pikir-anjing-I7foYz40he.jpg Ilustrasi AI (Sumber : Pexels)

JAKARTA - Sekelompok peneliti dari University of Washington dan Allen Institute for AI mengungkapkan jika mereka sedang membuat artificial intelligence (AI) yang bisa mengerti apa yang dipikirkan oleh anjing, melalui gigi taring mereka.

Para peneliti mengatakan jika untuk melakukan hal ini bukan sebuah hal yang mudah. Mereka mengumpulkan 380 video pendek dari sebuah anjing Malamute bernama Kelp. Tak lupa, di kaki dan tubuh Kelp terdapat sensor gerakan.

Alhasil, dari gabungan data ini, para peneliti menganalisis perilaku Kelp menggunakan pembelajaran yang mendalam. Ini adalah teknik AI yang dapat digunakan untuk menyaring pola dari data.

Baca Juga : Google Lens Miliki Kemampuan Kenali Jenis Anjing dan Kucing

Kemudian, data-data ini sang AI ini dapat memprediksi apa yang anjing akan lakukan dalam situasi tertentu. Jika melihat seseorang melempar bola, misalnya, akan tahu bahwa reaksi anjing akan berbalik dan mengejarnya.

Yang lebih menakjubkan lagi, AI ini dikatakan sangat akurat dalam mentranslasi apa yang dipikirkan oleh anjing kebanyakan. Meski demikian, hal ini hanya dalam waktu yang sangat singkat saja.

“Misalnya jika sang anjing melihat tangga, dia pasti akan menaikinya. Namun kita tidak tahu apakah anjing akan melihat mainan atau benda yang ingin diburu, siapa tahu,” ujar salah satu peneliti, Kiana Ehsani seperti dikutip dari laman The Verge, Selasa (17/4/2018).

Dalam penelitiannya, sang AI pun diajari hal-hal yang lebih rumit lagi melalui mesin pembelajaran. Bahkan kini mereka sedang menguji beberapa hal kompleks lagi terhadap AI ini, agar dapat mengetahui pikiran dan bahkan meniru sang anjing itu sendiri.

Baca Juga : Elon Musk: Teknologi AI Lebih Berbahaya Ketimbang Senjata Nuklir

“Intuisi kami adalah anjing benar-benar pandai menemukan tempat berjalan - di mana mereka diizinkan pergi dan di mana mereka tidak,” kata Ehsani. “Ini adalah tugas yang sangat sulit untuk komputer karena memerlukan banyak pengetahuan sebelumnya.”

Akan tetapi Ehsani mengatakan bahwa apa yang sedang mereka kerjakan ini masih ada di permukaan saja. Untuk dapat menciptakan sebuah AI yang bisa membuat sebuah robot anjing memiliki perawakan seperti anjing normal, masih sangatlah jauh.

“Satu hal langsung yang muncul di benak saya adalah membuat robot anjing. Sudah merupakan tugas yang sulit bagi robot, untuk mengetahui cara bergerak dan ke mana harus pergi, atau apakah mereka ingin mengejar sesuatu,” katanya. "Ini pasti akan membantu kami membangun robot anjing yang lebih efisien dan lebih baik." (chn)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini