Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengapa Benda Langit Bergerak dalam Lintasan Melengkung?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 06:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 24 56 1890604 mengapa-benda-langit-bergerak-dalam-lintasan-melengkung-mEYg1RaJTs.jpg (Foto: Theverge)

JAKARTA - Benda-benda langit dipastikan bergerak dalam lintasan yang melengkung. Secara ilmiah dijelaskan, setiap benda angkasa yang bergerak dikontrol oleh kekuatan gravitasi dan kekuatan kontragravitasi.

Apabila dua kekuatan yang saling bertolak belakang itu berimbang, maka benda tersebut akan terdorong untuk berputar mengelilingi Bumi dengan kecepatan horizontal atau yang dikenal dengan istilah kecepatan sudut (angular velocity).

Teori relativisme membuktikan bahwa cahaya, sebagaimana materi, juga melengkung ketika melewati bidang yang terpengaruh oleh gaya gravitasi. Atas prinsip ini, semua pergerakan di alam semesta sama sekali tidak mengenal garis lurus.

Dengan mengetahui pergerakan benda-benda langit di angkasa, manusia akhirnya terbantu untuk dapat meluncurkan satelit.

Hal inilah yang oleh Alquran dinamakan al-uruj. Al-uruj berarti naik dan keluar dari garis lurus atau berjalan dalam lintasan melengkung. Buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan pergerakan setiap benda padat dari Bumi ke langit harus dalam lintasan melengkung.

Sebelum manusia melakukan penelitian modern dan mengetahui lintasan melengkung pada objek atau benda di langit, Alquran telah menggambarkan naiknya benda-benda padat ke langit pada salah satu ayat.

"Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam Bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun," bunyi Surah Saba’ Ayat 2.

Baca juga: Mengapa Planet-Planet Tak Bertabrakan di Sistem Tata Surya, Ini Penjelasannya!

"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam Bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan," bunyi Surah Al Hadid Ayat 4.

Baca juga: Ini Kondisi Kehidupan di Bumi Bila Tanpa Gravitasi

Semua itu sesuai dengan penjelasan Alquran tentang perjalanan ke luar angkasa dengan istilah uruj, yang berarti naik dan melenceng dari garis lurus.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini