nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliki 500 Juta Katalog Produk, iPrice Raih Pendanaan dari Line Ventures

Mufrod, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 13:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 07 207 1895308 miliki-500-juta-katalog-produk-iprice-raih-pendanaan-dari-line-ventures-y0aQTdcDup.jpg Situs pembelian iPrice (Foto: Ist)

Kuala Lumpur – Pertumbuhan iPrice sebagai situs penyedia jasa penemuan produk dan perbandingan harga terkemuka di Asia Tenggara yang terus berkembang, menarik perhatian Line Ventures untuk menggelontorkan pendanaannya.

Sejak pendanaan terakhir pada pertengah 2016, iPrice telah menarik lebih dari 50 juta konsumen daring dengan meningkatkan katalog yang kini mencapai lebih dari 500 juta SKU di tujuh negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam dan Hong Kong.

Dengan dana segar yang baru didapatnya, iPrice optimis mampu meningkatkan lebih dari 150 juta pengunjung hingga akhir tahun ini. Mengingat adanya pertumbuhan untuk pasar Indonesia khususnya di Segmen elektronik.

“iPrice mengalami pertumbuhan e-commerce yang mengagumkan di Asia Tenggara, didukung oleh teknologi dan tim berbakat yang menjanjikan, serta keunggulan operasional yang tepat di kawasan ini. Ke depannya, iPrice akan menjadi portal pertama bagi konsumen di Asia Tenggara saat memulai pengalaman belanja daring mereka,” tutur June Cha, General Manager LINE Ventures.

CEO iPrice Group menyatakan David Chmelař, pencapaian ini merupakan awal dimana salah satu situs serupa di Cheko memiliki lebih dari 300 juta pengguna aktif setiap bulannya. Di Asia Tenggara sendiri pertumbuhan e-Commerce mengalami kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) senilai lebih dari $10 miliar. Angka ini meningkat sebesar $5,5 miliar dibanding tahun 2015 silam. Selain itu, pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate) meningkat sebesar 41% di beberapa tahun terakhir.

"Yang membuat kami tetap bersemangat, hal ini hanyalah awal dari perjalanan kami, diharapkan kami bisa mencapai pertumbuhan yang lebih baik kedepannya," ujar David.

iPrice telah berhasil memperkuat posisinya sebagai ahli e-commerce dengan meluncurkan berbagai riset, seperti studi State of eCommerce Asia Tenggara di awal 2018 lalu, yang menjadi sumber data dan informasi mengenai e-commerce di lingkup regional.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini