nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jajal Galaxy S9+, Kamera Ciamilk Harga Selangit

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 10:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 08 92 1895958 jajal-galaxy-s9-kamera-ciamilk-harga-selangit-YMK2r543bq.jpg Samsung Galaxy S9+ (Foto : Nur Chadra/Okezone)

JAKARTA - Inovasi smartphone belakangan ini bisa dibilang tidak memperlihatkan perkembangan yang signifikan. Namun, ada beberapa vendor yang berhasil mendobrak hal tersebut, salah satunya adalah Samsung.

Hal ini mereka tunjukkan dengan hadirnya Galaxy S9+, yang bukan hanya menonjolkan dual kamera, namun salah satu lensa menggunakan teknologi dual aperture. Lantas, bagaimana dengan hasil kameranya?

Nah, pada kesempatan kali ini, Okezone berkesempatan menjajal smartphone flagship milik Samsung tersebut. Tanpa berlama lagi, inilah ulasan dari pengalaman kami menggunakan Galaxy S9+.

DESAIN DAN LAYAR

 

Seperti biasa, desain dari Galaxy S9+ terlihat sangat cantik dengan hadirnya teknologi layar Infinity Display. Layar yang berada sisi kiri dan kanan dari perangkat tersebut dibuat melengkung, membuat smartphone ini seolah tidak memiliki bezel.

Meski begitu, di bagian atas dan bawah dari Galaxy S9+ ini masih memiliki bezel, meski sangat tipis dan bisa diabaikan oleh para penggunanya.

Di sisi kanan perangkat, kita bisa menemukan tombol power. Sedangkan di bagian kiri, terdapat tombol volume rockr serta tombol Bixby. Jujur saja, penempatan tombol Bixby yang tepat besebrangan dengan tombol power sangat mengganggu. Kami berharap Samsung dapat merelokasi tombol ini ke tempat yang lebih sesuai.

Nah, beralih ke bagian atas, kita dapat menemukan slot kartu SIM hybrid. Pengguna dapat memilih antara menggunakan dua kartu SIM sekaligus, atau menggunakan satu kartu SIM dan satu kartu MicroSD.

Sedangkan di bagian bawah, kita akan menemukan lubang USB Type-C serta speaker. Untungnya, Samsung masih berbaik hati untuk menyematkan lubang jack audio 3,5mm di perangkat ini, tidak seperti smartphone flagship vendor lain yang ada di pasaran.

Peningkatan desain yang sangat terasa di perangkat ini adalah penempatan sidik jari. Jika di Galaxy S8+ dan Galaxy Note 8 sensor sidik jari terletak di sebelah kanan kamera, di Galaxy S9+ lokasi ini di pindah. Pengguna dapat menemukan pemindai sidik jari di bawah kamera, yang menurut kami jauh lebih mudah untuk di jangkau.

Sayangnya, perusahaan asal Korea Selatan tersebut masih menggunakan lapisan kaca di bagian belakang perangkat tersebut. Memang hal ini membuat Galaxy S9+ terlihat cantik, namun sangat licin untuk dipegang.

Terakhir, Samsung tetap menggunakan layar SUPER Amoled berukuran 5,8 inci dengan rasio 18,5:9 di perangkat ini. Ditambah dengan resolusi hingga 2,960×1,440 pixel, layar smartphone ini sangat sedap untuk dipandang.

ANTARMUKA DAN BENCHMARK

 

Sebagai salah satu smartphone flagship, tak mengherankan jika Samsung menyematkan sistem operasi terbaru dari Android, yakni Android 8.0 Oreo. OS tersebut dibalut dengan tema TouchWiz besutan Samsung.

Harus diakui, versi TouchWiz yang ada di Galaxy S9+ ini lebih baik jika dibandingkan dengan yang ada di perangkat sebelumnya. Banyak tambahan gestur yang tentunya banyak membantu penggunanya.

Peningkatan selanjutnya ada di software Bixby. Meski seperti di atas telah kami jelaskan jika penempatan tombol tersebut cukup mengganggu, namun kemampuan Bixby di perangkat ini bisa dibilang cukup meningkat.

AI yang ada di dalam Galaxy S9+ kini dapat merespon penterjemah melalui kamera dengan lebih cepat dan akurat. Selain itu, kemampuan Bixby untuk mencerna perintah suara -- meski masih tidak bisa merespon bahasa Indonesia -- sangat baik jika di bandingkan dengan pendahulunya.

Yang menarik, performa yang dibawa oleh perangkat ini saat dilakukan benchmark pun bisa dibilang sangat mengagumkan. Dari test benchmark AnTuTu yang kami lakukan, perangkat ini berhasil menembus angka .249,281.

PERFORMA DAN BATERAI

 

Seperti telah dijelaskan di atas, Galaxy S9+ memiliki skor benchmark yang sangat tinggi. Lantas, bagaimana dengan performanya di dunia nyata?

Untuk mengujinya, kami menggunakan game terberat dan terpopuler di perangkat Adroid saat ini, yakni Player Unknown’s Battle Ground (PUBG). Saat masuk, kami langsung ditawarkan kualitas gambar yang tertinggi.

Yang mengejutkan, Galaxy S9+ dapat melahap game tersebut dengan sangat mudah. Kami mendapatkan fps yang stabil saat menggunakan perangkat ini untuk bermain PUBG, tanpa ada lag apapun meski sedang di tengah pertarungan sengit dan penuh dengan ledakan.

Di sisi baterai, kami mendapati Galaxy S9+ bisa bertahan cukup lama. Dalam satu kali pengisian daya, kami dapat menyelesaikan hingga empat sesi bermain PUBG, dengan satu sesi berlangsung antara 40 hingga 50 menit.

Sedangkan untuk pemakaian normal, Galaxy S9+ dapat bertahan sekira 8 jam. Sedangkan saat kami bebankan dengan pemakaian internet yang cukup intens, perangkat ini mampu bertahan sekira 6 jam.

KAMERA

 

Seperti telah dibahas di bagian awal, salah satu keunggulan dari Galaxy S9+ ini adalah kemampuan dual aperture di kamera belakang mereka. Hal ini digadang-gadang membuat hasil gambar yang diambil akan sangat optimal, baik di pencahayaan baik maupun kurang baik.

Untuk hal ini, sayangnya kami harus setuju. Hal ini dikarenakan hasil gambar yang diambil melalui kamera utama mereka yang sebesar 12MP dengan teknologi Dual Pixel PDAF, sangat ciamik dan puas untuk dipandang.

Buat pecinta bokeh, Galaxy S9+ juga menawarkan hasil efek bokeh yang sangat ciamik. Hal ini dikarenakan kamera belakang kedua dari ponsel ini memiliki resolusi 12MP, dengan aperture f2,4. Hasil bokeh yang didapatkan sangat rapi, meski terdapat beberapa objek di satu frame.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan perekaman video super slow-motion. Dengan smartphone ini, pengguna bisa merekam momen cepat dengan perekaman 960 frame per second (fps) pada resolusi maksimal 720 piksel.

Tak ketinggalan, di bagian depan terdapat sebuah kamera dengan resolusi 8MP. Meski rona warna yang dihasilkan tidak sebaik kamera utamanya, namun menurut kami hasil gambar yang didapatkan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan smartphone lain yang sama-sama menggunakan kamera 8MP di bagian depan.

Oh iya, fitur AR Emoji yang hadir di perangkat ini pun sangat menyenangkan untuk digunakan. Meski harus diakui, kemampuan pendeteksian wajah untuk fitur ini masih kalah cukup jauh jika dibandingkan dengan milik iPhone X.

KESIMPULAN

 

Jika Anda mencari sebuah smartphone yang bisa melakukan segala hal dengan sangat baik, Galaxy S9+ bisa menjadi pilihan. Hal ini dikarenakan Samsung menawarkan banyak kelebihan, baik dari segi performa, desain, hingga kamera jika dibandingkan dengan perangkat lain.

Namun, untuk mendapatkan semua kemampuan Galaxy S9+, ada harga yang harus dibayar. Tak main-main, pengguna diminta merogoh kocek mulai dari Rp12,999 juta untuk versi penyimpanan 64GB hingga Rp14,499 juta untuk versi penyimpanan 256GB.

SPESIFIKASI GALAXY S9+

Layar SUPER Amoled 5,8 inci 2,960×1,440 pixel

Chipset Exynos 9810

Grafis GPU Mali-G72

RAM 6GB dengan memori 32GB/64GB/128GB

Kamera belakang ganda 12MP aperture f/1.5 dan 2.4 Dual Pixel PDAF serta 12MP aperture f/2.4

Kamera depan 8MP aperture f/1.7

Kapasitas baterai 3.500 mAh

Android Oreo 8.1

Dual SIM Hybrid

USB Type-C

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini