nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bulan Awalnya Menyala Lalu Mati, Ini Penjelasannya

Mufrod, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 11:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 10 16 1896639 bulan-awalnya-menyala-lalu-mati-ini-penjelasannya-LKGB24mq7s.jpg Ilustrasi.

JAKARTA – Pada Abad 20 umat manusia mulai mengetahui fakta ilmiah baru yang menunjukkan bahwa bulan pada mulanya adalah sebuah planet yang menyala. Kondisi tersebut juga telah dipelajari pakar astronomi yang menyatakan bahwa pada mulanya bulan menyala, kemudian cahayanya lenyap menjadi benda mati (tidak bercahaya).

Melalui teleskop canggih dan satelit buatan generasi pertama, para pakar astronomi pernah mengirimkan gambar terperinci mengenai bulan. Dalam gambar tersebut bulan diketahui terdapat kawah-kawah gunung berapi, dataran tinggi dan lubang besar. Selama masa pembentukannya bulan yang menurut Badan Antariksa Amerika (NASA) terbentuk 4,6 juta tahun lalu, menerima hantaman bertubi-tubi dari meteor dan meteorid.

Karena suhu bulan saat itu sangat panas, terjadilah peleburan dahsyat di permukaan bulan sehingga menyebabkan terbentuknya lubang, gunung tinggi serta kawah yang menumpahkan lahar. Namun berjalannya waktu saat suhu bulan menjadi dingin, disitulah cahaya bulan mulai redup seperti awalnya.

Kondisi bulan yang menyala kemudian redup juga dijelaskan oleh Alquran, mengutip pada buku pintar Sains dalam Alquran, karya Dr Nadiah Thayyarah, menyebutkan dalam surat Al-Isra Ayat 12 yang menjelaskan tentang bulan awalannya menyala dan mati:

Dan, kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami). Kemudian, kami hapuskan tanda malam dan kami jadikan tanda siang itu terang benderang (bisa membuatmu melihat)

Pada ayat Alquran tersebut kata 'mahauna' (kami hapuskan), kata 'al-mahwu' (penghapusan) menurut pakar bahasa berarti ath-thams yang artinya melenyapkan cahaya atau sinar dan al-izalah (menghilangkan) yang artinya, Allah melenyapkan dan menghilangkan sinar bilan, bukan melenyapkan keberadaan bulan itu sendiri. Bulan masih tetap ada tetapi sinar dan cahayanya dilenyapkan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini