nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apple Mulai Gencarkan Layar OLED pada 2019, Apa Kelebihannya?

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 10:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 30 57 1904363 apple-mulai-gencarkan-layar-oled-pada-2019-apa-kelebihannya-6wzZJhQLKK.jpg (Foto: CNET)

JAKARTA - Apple kabarnya akan menyematkan layar OLED di semua perangkatnya pada 2019. Seperti diketahui, layar OLED pertama kali dipakai untuk iPhone X tahun lalu.

Diperkirakan dua ponsel yang memakai layar OLED juga akan keluar pada musim gugur tahun ini, seperti diberitakan Phone Arena.

Industri ponsel pintar meramalkan jika semua iPhone sudah memakai layar OLED, tren ini akan menyebar juga ke ponsel kelas menengah buatan kompetitor. Sehingga, akan memperkuat harga rata-rata panel tersebut.

LG Display dan Samsung Display menjadi pemain utama pembuat OLED saat ini, sementara Japan Display, pemasok LCD untuk iPhone, baru merencanakan memproduksi panel tersebut pada 2019.

 

Analis pasar ponsel dari Shinyoung Securities, Lee Won-Sik, berpendapat peralihan ke panel OLED merupakan diversifikasi sumber komponen.

Apple diperkirakan akan mampu membuat dan mendistribusikan iPhone lebih cepat, terutama iPhone X, yang sempat tertunda sejak diluncurkan November tahun lalu.

Kelebihan Layar OLED

Organic light-emitting diode (OLED) merupakan teknologi layar digital di pasar konsumer. Teknologi OLED menawarkan banyak kelebihan.

Layar jenis ini memakan daya lebih kecil sekalipun dibandingkan dengan LCD paling hemat energi. Karena langsung memancarkan cahaya tanpa mengandalkan backlit, layar ini bisa berukuran sangat tipis.

Baca juga: Lenovo Z5 Siap Meluncur 5 Juni, Ini Wujudnya

Selain itu, layar OLED juga punya respons sangat cepat dengan kecepatan perubahan warna setiap pixelnya melebihi LCD tercepat. Blur dalam gambar bergerak jadi berkurang.

Baca juga: 4 Tablet Murah di 2018, Apa Saja?

Dilihat dari sudut manapun, layar jenis ini hanya memperlihatkan sedikit sekali perubahan kontras atau warna.

 

Kekurangan teknologi ini adalah harga produksinya yang lebih mahal ketimbang LCD atau plasma.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini