Cegah Penyebaran Hoax, Facebook Hapus Trending Topic

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 04 Juni 2018 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 04 207 1906183 cegah-penyebaran-hoax-facebook-hapus-trending-topic-wk8EVln8aB.JPG (Foto: Reuters)

JAKARTA - Facebook Inc akan menghapus fitur Trending dari platform media sosial mereka agar penggunanya mendapatkan berita dari sumber yang berkualitas dan terpercaya.

Fitur Trending di Facebook memuat kumpulan berita yang sedang populer di platform tersebut, namun, media sosial tersebut menjadi salah satu tempat penyebaran berita palsu.

Dilansir dari laman Reuters, Trending menyumbang rata-rata 1,5 persen klik ke penyedia berita. Facebook akan menguji coba cara baru untuk menampilkan berita, termasuk “label breaking news” dan berita “hari ini” yang akan diisi artikel dari media lokal.

Kualitas berita yang masuk ke Facebook dipertanyakan setelah mereka diduga menjadi tempat penyebaran propaganda dari Rusia maupun berita palsu lainnya, termasuk soal kampanye Pilpres 2016 Amerika Serikat.

 

Sebelum menghapus, Facebook selama beberapa tahun ini mengubah kebijakan di fitur ini agar tidak bias ideologi dan politik.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Facebook kini mulai ditinggal pengguna milenial. Kepopuleran Facebook di kalangan remaja tergerus oleh platform lain seperti YouTube, Snapchat, dan Instagram.

Berdasarkan riset Pew Research Center, saat ini hanya 51% anak usia 13-17 di Amerika Serikat yang menggunakan Facebook. "Berbeda dengan 3 tahun lalu, dunia sosial media sekarang tak lagi berputar di satu platform saja," tulis peneliti dalam survey seperti dikutip Bisnis dari Bloomberg.

Baca juga: Ingin Chatting WhatsApp Tanpa Repot Ngetik? Begini Caranya

Adapun, platform berbagi video milik Alphabet Inc., YouTube, menjadi yang populer berdasarkan riset tersebut dengan 85% responden. Disusul oleh Instagram yang saat ini menjadi lebih populer dibandingkan Snapchat dengan perolehan 72%, sementara Snapchat hanya dipilih 69% responden.

 

Sekira sepertiga responden mengaku mereka paling sering mengunjungi YouTube dan Snapchat. Sementara 15% menyebut Instagram sebagai platform kegemaran mereka. Di antara semuanya, hanya 10% yang memilih Facebook sebagai favoritnya.

Baca juga: 4 Hal Ini Bikin Game Mobile Legends Ngehits

"Studi ini sekaligus membuktikan betapa sulit suatu platform untuk mendominasi secara terus-menerus," tambahnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini